Kelakar Pramono Soal Cuaca Panas Ekstrem: Terpenting Jakarta Bahagia, Hati Tidak Panas
Kamis, 16 Oktober 2025 - 00:29:00 WIB
Guswanto menambahkan, beberapa faktor menyebabkan suhu udara terasa lebih menyengat dari biasanya. Di antaranya adalah pergeseran semu matahari ke wilayah selatan Indonesia yang meningkatkan intensitas radiasi matahari, minimnya tutupan awan, serta masa pancaroba peralihan dari musim kemarau ke musim hujan yang ditandai dengan suhu udara tinggi dan cuaca tidak menentu.
“Minimnya tutupan awan, sehingga sinar matahari langsung menyentuh permukaanbumi tanpa banyak hambatan. Kemudian masa pancaroba, yaitu peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, yang biasanya ditandai dengan suhu udara yang tinggi dan cuaca yang tidak menentu,” ujar dia.
Editor: Komaruddin Bagja