Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gerakan Rakyat Dukung Anies Jadi Presiden, Demokrat: Apa Partainya Lolos Verifikasi?
Advertisement . Scroll to see content

Kerap Terjadi Tawuran, Kawasan Pasar Rumput Bakal Dipasangi CCTV

Jumat, 24 Agustus 2018 - 18:25:00 WIB
Kerap Terjadi Tawuran, Kawasan Pasar Rumput Bakal Dipasangi CCTV
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Tawuran antarwarga yang terjadi di Jalan Sultan Agung, Manggarai, dan Jalan Menteng Tenggulun, Menteng (Perbatasan antara Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat), Kamis (23/8/2018) malam, menyebabkan salah satu halte Transjakarta di kawasan itu mengalami kerusakan parah. Atas kejadian itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun langsung mengambil respons cepat.

Hari ini, Anies memerintahkan Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta, Premi Lasari, untuk langsung mendatangi warga yang terlibat aksi bentrokan tersebut. “Siang tadi, jam dua (14.00 WIB) ada Ibu Premi, kepala Biro Tata Pemerintahan, ketemu pihak yang terlibat di sana, dan nanti kita lihat (penanganannya),” ujar dia di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/8/2018).

Anies menuturkan, aparat keamanan juga telah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memasang closed circuit television (CCTV) alias kamera pengawas di kawasan yang juga dikenal dengan Pasar Rumput itu. Usul tersebut, kata dia, segera direalisasikan Pemprov DKI Jakarta mulai hari ini.

“Ada permintaan CCTV, jadi kami akan pasang CCTV di tempat kejadian. Itu permintaan aparat keamanan dan sudah kami siapkan,” ucap Anies.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud) itu mengatakan, tawuran antarwarga di kawasan Pasar Rumput sudah berulang kali terjadi. Karenanya, jika peristiwa serupa terulang lagi di kemudian hari, rekaman CCTV bisa digunakan aparat untuk mengetahui kronologi kejadian di lokasi.


“Nanti kami akan sosialisasi kepada warga (tentang ketertiban di lokasi), tapi juga ada alat yang bisa mantau sehingga siapa pun yang melanggar bisa ada tindakan. Karena sering kali ada pelanggaran di sana tapi susah membuktikannya. Nah, kami berharap (CCTV ini) bisa membantu,” tutur Anies.

Tawuran antarwarga terjadi di Pasar Rumput terjadi berulang kali dalam sebulan terakhir. Peristiwa pertama terjadi pada 25 Juli 2018 dini hari WIB, lalu disusul pada Senin (20/8/2018) malam, dan terakhir Kamis (23/8/2018). Akibat tawuran yang berulang-ulang itu, halte busway Pasar Rumput di Jalan Sultan Agung pun rusak parah. Kaca halte pecah terkena lemparan batu.

Kepala Humas PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Wibowo mengatakan, halte Pasar Rumput di Manggarai mengalami kerusakan cukup parah. Tak hanya kaca-kaca pada dinding halte, televisi LED yang biasa digunakan sebagai alat pengumuman informasi di situ juga pecah. “Kerusakan halte Pasar Rumput imbas dari tawuran warga. Kaca halte dan TV LED rusak,” ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (24/8/2018).

Wibowo mengatakan, saat kejadian, bus Transjakarta tidak bisa beroperasi karena mempertimbangkan keselamatan para penumpang. Usai tawuran, Halte Pasar Rumput masih tidak bisa digunakan selama beberapa saat. “Saat tawuran berlangsung, kami melakukan pengalihan rute dan halte (Pasar Rumput) sementara setop beroperasi,” ucapnya.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut