Kodam Jaya: Serka BP, Penabrak Briptu Andry Wibowo Mengaku Mengantuk

Riezky Maulana ยท Jumat, 18 September 2020 - 19:42 WIB
Kodam Jaya: Serka BP, Penabrak Briptu Andry Wibowo Mengaku Mengantuk

Suasana rumah duka almarhum Briptu ABW di Pondok Ranggon, Jakarta Timur. (Foto: SINDOnews/Okto Rizki Alpino)

JAKARTA, iNews.id - Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya) masih memerika Sersan Kepala (Serka) BP terkait kasus tabrakan hingga menewaskan personel Mabes Polri Briptu Andry Budi Wibowo pada Kamis, 17 September 2020. Pomdam Jaya juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Sapi Perah, Kelurahan Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Pejabat Sementara (Pjs) Wakil Kepala Penerangan Kodam Jaya (Wakapendam) Letkol Inf Audy Kumontoy mengatakan, saat peristiwa terjadi Serka BP sedang mengantuk. Dia tak menyadari telah menabrak seseorang.

Audy menuturkan, kejadian tersebut tak ada kaitannya dengan dendam pribadi dan murni karena kelalaian. "Jadi dia ngantuk, abis itu ya dia lewat jalan situ, dia menabrak, dia jalan saja. Dia cuma merasa kayak melindas sesuatu atau kayak naik di polisi tidur. Bukan sesuatu yang disengaja atau ada hal-hal lain, bukan," kata Audy saat dihubungi via telepon di Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Pomdam Jaya, Audy memastikan, tetap memproses Serka BP meski berdasarkan pengakuan tak sengaja menabrak. Saat ini, Serka BP masih menjalani pemeriksaan intensif.

"Makanya dia tetap diproses karena sudah menghilangkan nyawa orang lain walaupun dia tidak sadar. Saat ini Serka BP masih menjalani pemeriksaan dan pihak Pomdam Jaya akan melakukan pemeriksaan langsung ke TKP," ujarnya.

Audy mengungkapkan, Pomdam Jaya akan mengusut kasus tersebut secara profesional dan transparan. "Tidak akan ada yang ditutup-tutupi," ucapnya.

Sedangkan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman membenarkan ihwal salah satu personel oknum anggota TNI AD ditangkap karena menabrak Briptu Andry Budi Wibowo. Dudung mengatakan, pelaku sudah ditangkap dan saat ini tengah diproses di Pomdam Jaya.

"Betul sekarang sedang diproses di Pomdam Jaya," kata Dudung saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat.

Editor : Djibril Muhammad