Komunitas Sepeda Bogas Community Gowes Bersama Kampanye Lawan Virus Korona

Riezky Maulana ยท Sabtu, 14 Maret 2020 - 11:40 WIB
Komunitas Sepeda Bogas Community Gowes Bersama Kampanye Lawan Virus Korona

Komunitas sepeda Brompton Owner Gading dan Sekitarnya (Bogas) Community menggelar acara gowes bersama sejumlah komunitas sepeda lain di DKI, Sabtu (14/3/2020). (Foto: iNews.id/ Riezky Maulana).

JAKARTA, iNews.id - Komunitas sepeda Brompton Owner Gading dan Sekitarnya atau Bogas Community menggelar acara gowes bersama sejumlah komunitas sepeda lain yang ada di DKI Jakarta, Sabtu (14/3/2020). Kegiatan ini mengusung tema, Gowes Merona.

Ketua Bogas Community Chriswanto mengatakan, tema Merona dalam acara ini merupakan akronim dari kata Melawan Korona. Acara yang digagas oleh komunitas merupakan hal spontan menyusul merebaknya virus korona (Covid-19) di Indonesia.

"Event Gowes Merona ini bersifat spontan, persiapannya juga hanya 6 hari. Baru hari Minggu lalu, di Ancol dilempar agendanya, sekarang syukurnya terlaksana," ujar Chriswanto di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (14/3/2020).

Dia menuturkan, awalnya cuma menargetkan 60-70 peserta saja, namun dalam pelaksanaannya ternyata peserta yang hadir dalam acara gowes tersebut mencapai ratusan orang.

"Hari ini ada 110 orang walaupun dadakan tetapi enggak mengurangi tujuan awal kita," ucapnya.

Komunitas sepeda Brompton Owner Gading dan Sekitarnya (Bogas) Community menggelar acara gowes bersama sejumlah komunitas sepeda lain di DKI, Sabtu (14/3/2020). (Foto: iNews.id/ Riezky Maulana).
Komunitas sepeda Brompton Owner Gading dan Sekitarnya (Bogas) Community menggelar acara gowes bersama sejumlah komunitas sepeda lain di DKI, Sabtu (14/3/2020). (Foto: iNews.id/ Riezky Maulana).

 

Melalui gowes bersama, kata dia selain badan akan bertambah sehat, virus akan susah menghidapi tubuh. "Hormon endorvin pun akan keluar. Dan ini hal yang luar biasa. Ini yang akan kita lakukan sesering mungkin sesama penggowes," katanya.

Sedikitinya ada 7 komunitas sepeda yang ikut meramaikan acara. Anak Brompton Seputaran Kramat Jati, Komunitas Sepeda Lipat, Senayan Cyclist, Gowes Seli Priok (Gosip), Brompton of Alam Sutera dan Eat, Bike, Fold Bromptvarious.

Dalam acara ini juga dilakukan penyuluhan dari Dokter Merissa Devlayzar terkait virus korona. Dokter Merissa merupakan salah satu dokter yang bertugas di Jakarta Life Science Aestetic (JLA).

Dalam paparannya, Merissa menjelaskan tentang virus korona dapat hinggap di benda-benda yang berbahan dasar besi atau metal. Menurutnya, virus korona dapat bertahan di benda metal selama 12 jam.

"Setelah memegang benda tersebut disarankan cuci tangan menggunakan sabun yang dibarengi air mengalir. Apabila tidak ada air mengalir ataupun sabun, dapat diganti dengan handsanitazer," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi