Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Penemuan Bayi dalam Tas di Palmerah, Polisi Amankan Ibu Berusia 17 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Penemuan Bayi Laki-Laki dalam Tas Hitam di Palmerah, Berawal dari Suara Tangisan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:47:00 WIB
Kronologi Penemuan Bayi Laki-Laki dalam Tas Hitam di Palmerah, Berawal dari Suara Tangisan
Ilustrasi penemuan bayi laki-laki di Palmerah. (Foto: India Today)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkap kronologi penemuan bayi laki-laki di dalam tas hitam di depan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Penemuan itu bermula dari suara tangisan yang didengar seorang warga pada Kamis (8/10/2026). 

Setelah mencari sumber suara, warga menemukan bayi tersebut di dalam tas yang tergeletak di depan RPTRA. Menurut Kapolsek Palmerah AKP Parman BM Nainggolan, awalnya saksi bernama Muhammad Saepudin sedang beristirahat di sekitar lokasi. 

Dia kemudian mendengar suara tangisan bayi dari depan RPTRA di Jalan Kemanggisan Batu Sari, Gang Maya, RT 02 RW 13, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

“Saat itu, seorang warga bernama Muhammad Saepudin yang tengah beristirahat di sekitar lokasi mendengar suara tangisan bayi,” kata AKP Parman BM Nainggolan, Selasa (13/10/2026).

Penasaran dengan sumber suara tersebut, Saepudin berusaha mencari asal tangisan bersama warga lainnya, Deni Hermawan. Pencarian itu mengarah ke sebuah tas hitam yang tergeletak di depan RPTRA.

Keduanya kemudian meminta bantuan Hairudin untuk membuka tas tersebut. Saat diperiksa, mereka mendapati seorang bayi laki-laki berada di dalamnya.

Melihat kondisi tersebut, Hairudin segera membawa bayi itu ke bidan terdekat untuk mendapatkan pertolongan awal. Pengurus RT setempat juga dihubungi untuk membantu penanganan lebih lanjut.

Polisi kemudian menyelidiki kasus tersebut dengan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) dan mengumpulkan keterangan saksi. Dari penyelidikan itu, petugas memperoleh petunjuk yang mengarah ke sebuah tempat kos di Jalan Rawa Belong Raya, Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat.

“Dari hasil penelusuran CCTV dan pengumpulan keterangan, polisi memperoleh petunjuk yang mengarah ke sebuah tempat kos di kawasan Jalan Rawa Belong Raya, Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat,” ujarnya.

Setelah berkoordinasi dengan pengurus tempat kos, polisi mengidentifikasi seorang perempuan berinisial DN (17) yang diduga berkaitan dengan penemuan bayi tersebut.

“Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, DN mengaku melahirkan seorang diri di kamar kosnya,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepada penyidik, DN membungkus bayi tersebut menggunakan kain, lalu memasukkannya ke dalam kantong hitam. Dia kemudian berjalan kaki membawa tas berisi bayi itu menuju depan RPTRA sebelum kembali ke tempat kosnya.

“Petugas selanjutnya membawa perempuan tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui motifnya,” ucap Nainggolan.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut