Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Toko Sparepart di Jaktim Imbas Korsleting Listrik, Kerugian Rp1 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Runtuhnya Kubah Masjid Islamic Center saat Kebakaran, Dibebani 12 Lampu Seberat 1 Ton

Kamis, 20 Oktober 2022 - 13:12:00 WIB
Kronologi Runtuhnya Kubah Masjid Islamic Center saat Kebakaran, Dibebani 12 Lampu Seberat 1 Ton
Kubah Masjid Jakarta Islamic Centre (JIC) runtuh saat kebakaran yang melanda pada Rabu (19/10/2022) sore. (Foto: Istimewa/Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kebakaran hebat yang melanda Masjid Raya Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara pada Rabu (19/10/2022) menyisakan kengerian bagi masyarakat sekitar. Pasalnya kebakaran itu menyebabkan kubah masjid runtuh.

Humas Masjid Raya Jakarta Islamic Centre (JIC), Paimun Karim menjelaskan awal mula renovasi masjid yang diduga menjadi penyebab kebakaran.

"Penyebab kebakaran diduga dari aktivitas pekerjaan perbaikan kubah. Sebab per tanggal 26 Agustus 2022, Masjid Raya JIC sedang dalam masa renovasi yang dikerjakan oleh PT Dwi Agung Sentosa Pratama yang ditunjuk oleh PT Mitra Sindo Makmur berdasarkan surat nomor 017/MSM/VIII/2022. Tertanggal 19 Agustus 2022," kata Karim, Kamis (20/10/2022). 

Dia mengatakan Masjid Raya JIC mengalami kebakaran setelah salat Asar sekitar pukul 15.15 WIB. Api pertama kali membakar dari sisi barat kubah Masjid JIC. 

Namun angin yang bertiup kencang membuat api dengan cepat membakar bagian lain dari badan kubah Masjid JIC. Dalam waktu kurang satu jam, kubah utama Masjid Raya JIC rubuh ke lantai dua dan reruntuhannya juga sampai ke lantai satu bangunan Masjid Raya JIC. 

"Cepatnya runtuh kubah juga mungkin disebabkan oleh berat beban 12 lampu kipas khas Betawi dengan berat 1 ton," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut