Langit Biru Jakarta Ramai di Medsos, Ini Penjelasan BMKG
"Kondisi inilah yang menghambat proses pembentukan dan pertumbuhan awan-awan hujan," katanya.
"Selain itu pada saat ini posisi pergerakan semu matahari berada di sebelah Selatan Ekuator hingga 23.5LS, sinar matahari yang dipancarkan dan diterima oleh bumi (dalam hal ini wil Indonesia sebelah Selatan khatulistiwa) sangat optimal," kata Hary lagi.
Kondisi ini yang membawa berbagai macam jenis gelombang panjang salah satu cahaya tampak atau yang biasa dikenal istilah mejikuhibiniu.
Panjang gelombang yang masuk ke bumi dihalau dan difilter oleh partikel-partikel yang ada di atmosfer hanya menyisakan gelombang cahaya tampak.
Selanjutnya gelombang tersebut pada saat kondisi cuaca cerah berinteraksi dengan partikel-partikel penyusun yang ada di atmosfer, akibatnya terjadi penghamburan cahaya.