Libatkan Masyarakat, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 388.541 Paket Bantuan Covid-19

Antara ยท Selasa, 02 Juni 2020 - 03:39 WIB
Libatkan Masyarakat, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 388.541 Paket Bantuan Covid-19

Bansos Pemprov DKI (Dok Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kelompok Kerja Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Jakarta telah berhasil mengumpulkan sekitar 388.541 paket sembako yang siap didistribusikan pada warga terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). KSBB merupakan gerakan yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menanggulangi dampak virus Corona atau Covid-19.

KSBB sudah digulirkan sejak 24 April 2020. Bantuan tersebut disalurkan pada golongan masyarakat yang rentan secara ekonomi di tingkat RW berdasarkan kompilasi data komitmen yang masuk disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing RW.

"Sejak 24 April 2020, hingga 31 Mei 2020 pukul 13.00 WIB, Pokja KSBB telah mengumpulkan komitmen untuk 388.541 paket sembako, 154.411 Paket Makan Siap Saji, 31.347 Paket Lebaran, dan 2.344 paket THR untuk warga yang terdampak PSBB," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota Jakarta, Senin (1/6/2020).

Pokja KSBB telah menerima komitmen bantuan dari berbagai kalangan yang saat ini terdapat 100 donatur perusahaan/kelompok dan 12 donatur perseorangan. Pemprov DKI Jakarta juga membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 dalam program KSBB.

Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Pemberian bantuan melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb.

Sementara itu, pertambahan jumlah pasien sembuh Covid-19 bertambah 144, Senin (1/6/2020) orang dari jumlah kasus positif yang meningkat 111 orang, sementara korban meninggal naik satu orang.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI yang diterima di Jakarta, Senin, untuk kasus positif Covid-19 mencapai 7.383 orang.

"Sementara itu, 1.794 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit (hari sebelumnya 1.823 orang), dan 2.822 orang melakukan self isolation di rumah (sebelumnya 2.827 orang)," kata Widyastuti.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq