Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 25 Orang Kena OTT di Jaktim gegara Buang Sampah Sembarangan, Total Denda Rp1,4 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Marak Pembuangan Sampah Liar di Jalan Raya Bogor, Pemkot Jaktim Dirikan 3 Posko dan Masifkan OTT

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:01:00 WIB
Marak Pembuangan Sampah Liar di Jalan Raya Bogor, Pemkot Jaktim Dirikan 3 Posko dan Masifkan OTT
Warga terjaring operasi tangkap tangan (OTT) karena membuang sampah sembarangan di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur (Dok. Pemprov Jakarta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota Jakarta Timur akan membentuk satuan tugas (satgas) untuk menangani maraknya pembuangan sampah liar di sepanjang Jalan Raya Bogor, Jaktim. Satgas tersebut akan ditempatkan di tiga posko yang beroperasi selama 24 jam untuk memantau lokasi sekaligus melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pelaku.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan, pembentukan satgas dan posko penjagaan menjadi langkah konkret untuk menertibkan aktivitas pembuangan sampah sembarangan di kawasan tersebut. Pengawasan akan dibagi menjadi tiga zona yang mencakup Kecamatan Pasar Rebo, Ciracas dan Kramat Jati.

"Penjagaan dilakukan di tiga zona tersebut selama 24 jam setiap harinya. Petugas yang berjaga tentunya akan digilir secara bergantian," ujarnya, dikutip dari keterangan Pemprov Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Munjirin menjelaskan, setiap zona akan dijaga petugas gabungan dari kelurahan dan kecamatan yang wilayahnya saling berbatasan. Mereka bertugas memantau kondisi di lapangan serta menindak pelaku pembuangan sampah liar melalui OTT. Posko penjagaan juga akan dilengkapi tenda untuk mendukung kegiatan pengawasan.

Adapun zona pertama membentang dari perbatasan Depok-Pekayon hingga kawasan depan Pasar Induk Kramat Jati. Zona kedua mencakup Jalan Raya Bogor dari Pasar Induk Kramat Jati hingga perempatan PGC, sedangkan zona ketiga berada di kawasan depan Pasar Ikan Kramat Jati.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut