Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Minta Mahasiswa Tak Demo di Bundaran HI: Bisa Patung Kuda atau Gedung DPR
Advertisement . Scroll to see content

Massa Mahasiswa Longmarch dari Simpang Susun Semanggi ke Bundaran HI

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:56:00 WIB
Massa Mahasiswa Longmarch dari Simpang Susun Semanggi ke Bundaran HI
Mahasiswa UI yang akan menggelar unjuk rasa di Bundaran HI terpantau melanjutkan perjalanan dengan longmarch menuju Bundaran HI. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) yang akan menggelar unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia (HI) sempat tertahan di simpang susun Semanggi. Mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan karena diblokade oleh petugas kepolisian.

Pantauan iNews.id di lokasi, massa mahasiswa UI tertahan di Jalan Sudirman di bawah simpang susun Semanggi arah Bundaran HI. Akan tetapi sekira pukul 14.03 WIB, aparat kepolisian akhirnya membuka akses jalan tersebut.

Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan para mahasiswa untuk melanjutkan perjalanan dengan longmarch menuju Bundaran HI. Mereka tampak berjalan sambil bernyanyi ketika berjalan menuju HI. 

Adapun, mahasiswa datang ke lokasi aksi dengan menumpangi bus. Namun, ketika akses Jalan tersebut dibuka, aparat tak mengizinkan bus yang membawa massa aksi untuk melintas jalan Sudirman. 

Hal ini membuat bus tetap tertahan dan dialihkan ke arah Gelora Bung Karno. Polisi juga masih menutup ruas Jalan Sudirman tempat awal mahasiswa ditahan. 

Adapun mahasiswa ditahan sementara di Simpang Susun Semanggi diduga karena tak diizinkan untuk menggelar demo di HI.

"Karena kita dari Depok, kita jalan lewat Lenteng Agung, belok kiri ke arah Pancoran. Kemudian di depan Polda Metro Jaya, Semanggi, harusnya kan kita belok kiri ambil bawah ke arah Sudirman, tapi jalan ditutup," ucap Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo saat dihubungi wartawan, Jumat (12/6/2026).

"Kita sudah coba menyampaikan bahwasanya kita sudah memberikan surat pemberitahuan aksi, pun juga kami sudah mempublikasikan di media sosial semua terkait dengan titik aksi dan sebagainya, tapi kita dipaksa pindah ke depan gedung DPR/MPR," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut