Menuju Kota Berketahanan, Jakarta Luncurkan 4 Desain Besar
"Kota ini bergerak. Kota 1.0, kami sebagai pengelola kota posisinya adalah administrator, masyarakat sebagai warga. Kota 2.0 Pemprov sebagai service provider, sebagai pemberi jasa. Kota 3.0 kami sebagai fasilitator, warga sebagai partisipan. Keempat, kota sebagai kolaborator dan warga sebagai co-creator," terang Anies.
Program inu didukung juga oleh Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Oswar Mungkasa dengan didukung Yayasan KARINA (Caritas Indonesia) melalui program Partners for Resilience-Strategic Partnership dan Marunda Urban Resilience in Action (MURIA), USAID-IUWASH PLUS, PLAN International Indonesia dan D'Art Of Waste Institute Bandung.
Anies juga berharap dengan peluncuran 4 desain besar tersebut bukan hanya pemprov yang menjalankannya, tetapi juga ada warga untuk ikut serta dalam proses perjalanannya. "Ini wujud kolaborasi beberapa pihak. Pemerintah pusat, DKI, termasuk berbagai pihak dan masyarakat," ujarnya.
Editor: Azhar Azis