Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Cabai di Jakarta Meroket, Pramono: 1-2 Minggu Pasti Kembali Normal
Advertisement . Scroll to see content

Pedagang Curhat Kerap Dibebankan terkait Pergerakan Harga, Minta Bantuan Pemerintah

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:29:00 WIB
Pedagang Curhat Kerap Dibebankan terkait Pergerakan Harga, Minta Bantuan Pemerintah
Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Koja Baru. (Foto: Rohman Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

Bagi pedagang seperti Suparman dan Efendi, harga menjadi penentu omzet. Semakin harga naik dan mahal, maka konsumen bakal mencari harga yang paling ekonomis.

"(Harapan) ke pemerintah, jangan sampai naik lagi (harga). Harga segini ini udah berat. Masyarakat ini, masalah beli daging itu udah enggak kuat kayaknya. Ya mudah-mudahan jangan sampai naik lagi harga daging ini," kata Suparman.

Adapun, pemerintah mencoba menjaga ketersediaan stok dan kestabilan harga. Seperti Perum Bulog yang menyuplai beras medium dan Minyakita dalam jumlah yang diprediksi cukup untuk kebutuhan Ramadan kali ini.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras diproyeksikan mencapai 10,16 juta ton pada periode Januari-Maret 2026, meningkat 1,39 juta ton dibandingkan produksi beras Januari-Maret 2025.

Kemudian, Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang akan membantu ketersediaan stok seperti cabai di pasaran dari salah satu produsen di Magelang, Jawa Tengah. Selain itu, Bapanas akan mensubsidi biaya distribusi cabai dari produsen ke tangan pedagang di pasar induk.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut