Pejabat Positif Covid-19, Gedung Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

Bima Setiyadi ยท Kamis, 17 September 2020 - 02:43 WIB
Pejabat Positif Covid-19, Gedung Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

PNS di depan Gedung Blok G Balai Kota(Foto: ANTARA/Aprillio Akbar)

JAKARTA, iNews.id - Gedung Blok G Balai Kota DKI Jakarta ditutup selama tiga hari mulai Kamis, 17 September 2020. Penutupan gedung dilakukan karena pejabat tinggi pratama yang terinfeksi positif Covid-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penutupan satu gedung tersebut sebagai langkah penegakan aturan.

"Pemprov DKI Jakarta khusus di Gedung G ini, di Balai Kota akan ditutup. (Penutupan ini) bukan karena kasus Pak Sekda, tapi karena tadi pagi ditemukan ada dua orang pejabat, salah satunya pejabat eselon 2 yang terpapar (dan terkonfirmasi) positif dan ada beberapa yang sedang menunggu hasil sore ini. Tapi satu sudah terkonfirmasi positif," kata Anies di Balai Kota pada Rabu (16/9/2020)

Anies menekankan wabah Covid-19 di DKI Jakarta dapat menimpa siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Karena itu, dua berharap upaya penegakan peraturan tersebut dapat memutus mata rantai penularan, sekaligus menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Sesuai dengan peraturan, bila ada yang ditemukan positif di sebuah kantor maka 1 gedung tutup selama 3 hari. Jadi gedung blok G di DKI Jakarta pada Kamis, Jumat, Sabtu akan tertutup dan tidak digunakan. Kita menjalankan yang menjadi bagian dari Peraturan Gubernur," katanya. 

Selain melakukan penutupan selama 3 hari berturut-turut, Gubernur Anies dalam Pergub nomor 88 tahun 2020 juga menekankan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lokasi dan lingkungan tempat kerja/kantor yang dilakukan secara berkala selama masa PSBB dengan cara:

1. Membersihkan lingkungan tempat kerja;
2. Melakukan disinfeksi pada lantai, dinding, dan perangkat bangunan tempat kerja; dan
3. Menutup akses masuk bagi pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq