Pemprov DKI Jakarta Terjunkan 5.000 Petugas untuk Awasi PSBB Transisi

Antara ยท Sabtu, 18 Juli 2020 - 06:40 WIB
Pemprov DKI Jakarta Terjunkan 5.000 Petugas untuk Awasi PSBB Transisi

Ilustrasi PSBB. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan berbagai unit kegiatan termasuk bioskop hingga tempat rekreasi belum akan dibuka kembali dalam perpanjangan PSBB transisi fase I hingga 30 Juli 2020. Dia menerjunkan 5.000 petugas mulai PNS hingga Satpol PP guna memastikan warga menaati penerapan protokol kesehatan di Ibu Kota.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta mengevaluasi pembukaan berbagai sektor pariwisata seperti bioskop hingga kegiatan rekreasi di ruangan tertutup lainnya lantaran wabah Corona belum bisa dikendalikan di Ibu Kota.

"Di masa PSBB perpanjangan ini, yang tadi semula ada membuka beberapa unit kegiatan, di bioskop, ruang rekreasi, ruang tertutup lainnya, tapi kami tidak jadi membukanya. Kami tetap perpanjang PSBB fase pertama dengan tidak menambah pembukaan unit-unit kegiatan baru lainnya," kata Ariza, sapaan akrab Ahmad Riza Patria, di Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Ariza menegaskan pihaknya akan meningkatkan penegakan kedisiplinan warga dalam menaati protokol kasehatan agar DKI bisa beranjak membuka sektor lainnya dalam PSBB transisi fase II.

"Kami tahu Satpol PP dan seluruh aparat lainnya sudah bekerja melakukan penegakan. Jadi kami minta seluruh unit kegiatan untuk patuh dan disiplin," katanya.

Dia menambahkan Pemprov DKI Jakarta juga terus melakukan peningkatan tes usap, pelacakan, hingga treatment kepada warga Ibu Kota guna mencegah penyebaran corona.

"Kami juga luncurkan program aplikasi Corona Likelihood Metric (CLM) untuk memastikan identifikasi kesehatan daripada seluruh warga Jakarta," ujarnya menambahkan.

Saat ini Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi fase 1 diperpanjang untuk 14 hari lagi terhitung mulai 17 Juli 2020, setelah Gubernur DKI Jakarta resmi mengumumkannya pada Kamis (16/7).

"Untuk saat ini, berdasarkan komponen-komponen yang kami dapatkan akan sangat beresiko melonggarkan fase transisi ini dan masuk ke fase dua karenanya kami memutuskan untuk kembali memperpanjang fase satu sampai dua pekan ke depan sebelum kita bisa beralih ke fase kedua," kata Anies dalam rekaman video yang disiarkan Pemprov DKI Jakarta.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq