Pemprov DKI Siapkan Pergub Sanksi Perkantoran yang Tutupi Kasus Positif Covid-19

Bima Setiyadi ยท Selasa, 11 Agustus 2020 - 16:04:00 WIB
Pemprov DKI Siapkan Pergub Sanksi Perkantoran yang Tutupi Kasus Positif Covid-19
Ilustrasi, kawasan perkantoran di Jakarta. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Pemprov DKI Jakarta sedang menggodok peraturan sanksi denda progresif bagi perkantoran yang melanggar kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Salah satunya, sanksi denda terhadap perkantoran yang menutupi temuan karyawan terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, telah mengevaluasi penerapan PSBB di perkantoran. Pelanggaran terbanyak, kata dia tidak mematuhi aturan 50 persen kapasitas dan menutupi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan kantor.

"Tunggu saja Peraturan Gubernur (Pergub)-nya. Nanti diumumkan," ujar Andri di Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Dia menuturkan, dalam Pergub sanksi denda progresif itu, perusahaan yang melanggar akan dikenakan teguran pertama terlibih dahulu dilanjutkan teguran kedua.

Sementara untuk temuan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, kantor tersebut akan ditutup selama 14 hari berikut sanksi denda. Selain menyiapkan pergub sanksi denda, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan sistem untuk mengawasi kegiatan protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan sebagainya.

"kita menginginkan ke depan, perkantoran terbuka dan jujur dalam memberikan laporan terhadap karyawannya apabila ada yang terpapar," katanya.

Menurutnya, perusahaan atau perkantoran yang melanggar PSBB transisi terus bertambah. Berdasarkan catatanya, dari 3.290 perusahaan yang diinspeksi mendadak (sidak), 3.809 diberikan sanksi peringatan pertama dan 101 peringatan kedua. Sementara 41 perkantoran lainnya ditutup sementara.

"Dari 41 perkantoran yang ditutup, 34 di antaranya ditemukan karyawan yang positif Covid-19. Sedangkan tujuh perkantoran lainnya karena melanggar protokol pencegahan Covid-19," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi