Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cara Lapor Calo Antrian Pangan Bersubsidi Jakarta dan Pungli, Simak di Sini!
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov Umumkan Mekanisme Laporan Dana Operasional RT RW Siang Ini

Kamis, 07 Desember 2017 - 10:50:00 WIB
Pemprov Umumkan Mekanisme Laporan Dana Operasional RT RW Siang Ini
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto : iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA,iNews.id – Kajian wacana penghapusan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dana operasional RT dan RW di Jakarta sudah matang. Rencananya, kebijakan tersebut akan diumumkan Gubernur DKI Anies Baswedan siang ini.

“Sudah disusun oleh Bu Premi dari biro tata pemerintahan kita tunggu, nanti segera diumumkan pak gub,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, di Balai Kota Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, biro tata pemerintahan menyederhanakan mekanisme pelaporan dana operasional RT dan RW. Dimana jika sebelumnya, para RT dan RW harus menyertakan kuitansi setiap anggaran yang dikeluarkan. Ke depan, kata Sandi, formatnya dirubah dengan hanya mengisi form yang sudah disiapkan biro pemerintahan melalui kelurahan.

“Tentunya semua akan diperhitungkan dan diselaraskan dengan peraturan Kementerian Dalam Negeri, bagaimana memudahkan RT RW untuk berinteraksi dengan warga,” katanya.

Pemprov DKI sempat mendapat masukan dari Kemendagri untuk memanfaatkan elektronik budgeting atau sistem pelaporan berbasis internet. Namun, kata Sandi, pemanfaatan sistem pelaporan via internet justru mendorong ketua RT dan RW malas berintereaksi dengan warga. Selain itu, tidak semua ketua RT RW di Jakarta bisa mengoperasikan internet.

“Sebagian dari mereka belum melek teknologi, masih challenge, masih gaptek (gagap teknologi). Jadi sebagian sudah bisa, sebagian belum. Ini beragam masalahnya, jadi tidak bisa generalisir dan gak bisa dipukul rata,” terangnya.

Menurut Sandi, paling tepat adalah menyederhanakan mekanisme LPJ dana operasional dengan tetap mengikuti kaidah transparansi. Meskipun, kata dia, tetap menggunakan sistem secara manual.

“Sebenarnya masalahnya itu bukan di laporan, tetapi bagaimana sistem laporan tersebut tidak merepotkan yang pada akhirnya mengganggu pelayanan kepada warga,” pungkasnya.

Editor: Khoiril Tri Hatnanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut