Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Asyik! Pekerja Jakarta Dapat Bonus Akhir Tahun dari Pemprov, Ini Daftarnya
Advertisement . Scroll to see content

Penataan Thamrin-Sudirman, Tebang Pohon Tua dan Bongkar Pagar Gedung

Rabu, 07 Maret 2018 - 16:33:00 WIB
Penataan Thamrin-Sudirman, Tebang Pohon Tua dan Bongkar Pagar Gedung
Kawasan Bundaran Hotel Indonesia di Jalan MH Thamrin-Sudirman termasuk yang akan ditata Pemerintah Provinsi DKI. (Foto: DOK/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idPemprov DKI Jakarta mulai melakukan penataan Jalan Sudirman-MH Thamrin. Penataan dilakukan dengan menebang pohon yang telah tua dan dirasa membahayakan bagi masyarakat. Selain dibersihkan, ada juga pohon di kawasan tersebut yang dipindahkan di area trotoar.

“Jadi sebagian besar dari pohon tersebut dipindahkan. Dan yang sudah rapuh dan membahayakan pengguna jalan, pejalan kaki tentunya tidak dipindahkan tetapi ditebang, karena membahayakan,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Menurut Sandi, kebijakan itu juga merujuk pada masukan yang disampaiakan Kabareskrim Polri kepada Pemprov DKI. Dikhawatirkan pohon-pohon tua di sepanjang Jalan MH Thamrin-Sudirman dapat membahayakan pejalan kaki dan pengendara. Terlebih, kata dia, Jakarta kerap dilanda cuaca ekstrem yang tak menentu.

“Kita tidak mau ada korban. Jadi yang bisa kita pindahkan, kita pindahkan, yang sudah tidak layak lagi, ya memang harus ditebang,” ujar dia.

Pohon-pohon yang masih layak selanjutnya ditanam di trotoar. Hal ini agar kawasan pejalan kaki lebih rindang dan nyaman. Sandi juga berjanji di sepanjang trotoar tersebut tidak ada pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan kuliner. Pemprov hanya memfasilitasi pedagang yang sesuai dengan kebutuhan pengguna trotoar, seperti koran dan pulsa.

“Kita utamakan untuk ekonomi mikro. Mereka harus naik kelas, standarnya harus bagus. Referensinya kios-kios yang pelayanannya baik, rapi, dan tersertifikasi dengan baik,” ucap Sandi.

Menurut Sandi, Dinas Koperasi, UMKM, dan perdagangan DKI akan menyeleksi PKL-PKL mana saja yang layak berjualan di trotoar Sudirman-MH Thamrin.

“Karena ini kan mukanya Jakarta. Pertaruhan harga diri Jakarta. Jadi, UKM-nya juga yang betul-betul memang UKM yang tangguh,” tuturnya.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengharapkan para pemilik gedung di sekitar Jalan Sudirman-MH Thamrin dapat merubah desain pagar-pagar yang menutupi bangunan mereka. Hal itu agar kawasan trotoar di jalan protokol tersebut lebih soft dan enak dipandang.

“Kita sudah luaskan trotoarnya, jangan sampai di kanan kirinya gedung-gedung dengan benteng-benteng, tembok-tembok yang kokoh, besar, tinggi. Kita ingin membuka suasananya jadi berbeda, tentu bertahap dan ada aspek security,” kata Anies.

Dia membebaskan pemilik gedung untuk berkreasi semenarik mungkin agar trotoar semakin bagus dan indah. Anies mencontohkan pagar gedung yang soft adalah menggunakan tanaman dengan ketinggian tidak mudah dilewati. Lalu, pemilik gedung juga bisa membangun kolam dengan lebar yang sulit diterobos dari segi keamanan.

“Masing-masing gedung itu desainnya beda-beda dan tiap-tiap gedung memiliki orientasi yang berbeda. Karena pesannya adalah buat pagar atau pembatas yang soft, pembatas yang soft itu nanti mereka merancang, ada arsitek-arsiteknya, tinggal kreativitas mereka. Tidak usah diseragamkan, biarkan pembatasnya beragam, karena itu akan membuat koridornya jadi lebih indah,” kata Anies.

Editor: Khoiril Tri Hatnanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut