Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Peran 6 Polisi dalam Pengeroyokan 2 Matel hingga Tewas di Kalibata
Advertisement . Scroll to see content

Pengeroyokan di Diskotek Bandara 2 Tewas, 3 Dibekuk dan 12 Buron

Selasa, 20 November 2018 - 18:05:00 WIB
Pengeroyokan di Diskotek Bandara 2 Tewas, 3 Dibekuk dan 12 Buron
ilustrasi pengeroyokan
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 12 orang jadi buron alias masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena terlibat pengeroyokan di Diskotek Bandara Daan Mogot. Sedangkan tiga lainnya telah dibekuk pihak kepolisian.

"Mereka dengan pelaku tertangkap berkelompok sekitar 15 orang, kemudian melakukan penganiayaan dan sekarang melakukan pembunuhan di diskotek, masih ada teman-temannya yang masih kami kejar," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Edi Suranta Sitepu di Jakarta, Selasa (20/11/2018.

Sebanyak 12 pelaku yang diburu itu berinisial LU (30), LE (40), W (20), U (20), MJ (23), JM (28), MX (32), I (29), V (24), J (22), E (37), dan l (20).

Adapun yang tekah ditangkap menurut AKBP Edi adalah Yeremias Waang alias Berto (36), yang bekerja sebagai penjaga lahan parkir Diskotek Bandara beberapa waktu sebelumnya dan ditangkap di Jakarta.

Sedangkan dua lainnya yang ditangkap merupakan otak pengeroyokan dalam bentrok yakni Frengky Danger Manu alias Frengky alias Engky (25) beserta Julius Umbu Ngailu alias Bobi (38), di Dusun Samhin, Desa Padang Baru, Pangkalan Baru, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (19/11/2018).

Bobi dalam pemeriksaannya diketahui melakukan pemukulan dengan tangan kosong, sementara Hengki melakukan penusukan kepada enam korban. Jumlah DPO bertambah dari keterangan tambahan oleh Engki dan Bobi setelah dilumpuhkan aparat kepolisian.

"Tiga tersangka ini sudah kami tahan dan dilakukan pemeriksaan secara intensif, dan sisanya kami akan melakukan pengejaran," ujar Edi.

Sementara, Kanit Kriminal Umum Polres Metri Jakarta Barat Ajun Komisaris Polisi Rulian Syauri menambahkan, para pelaku pengeroyokan telah menyebar ke beberapa lokasi ke seluruh Indonesia.

"Empat hari setelah kejadian mereka kabur ke beberapa tempat di Indonesia, termasuk Bangka Belitung," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat Komisaris Polisi Marbun mengungkapkan keributan yang terjadi di Diskotek Bandara Daan Mogot pada Rabu (17/10/2018) dini hari.

Keributan di Diskotek Bandara disebabkan kesalahpahaman antardua kelompok saat sedang mabuk karena minuman keras.

Sewaktu berjoget, kelompok yang terlibat keributan tersebut saling senggol, sehingga memicu adu mulut. Merasa tidak terima, kedua kelompok sejumlah 20 orang saling menantang untuk berkelahi di luar diskotek sekitar pukul 02.30 WIB.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut