Polisi Akan Selidiki Pembakaran Bendera PDIP saat Demo Tolak RUU HIP

Irfan Maruf ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 17:57 WIB
Polisi Akan Selidiki Pembakaran Bendera PDIP saat Demo Tolak RUU HIP

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono. (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).

JAKARTA, iNews.id - Polisi akan menyelidiki pembakaran bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Peristiwa pembakaran bendera partai berlambang banteng moncong putih itu saat demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung MPR/DPR, Rabu (24/6/2020).

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, penyelidikan peristiwa tersebut dengan meminta keterangan para saksi dan mengumpulkan barang bukti.

"Polisi akan melakukan penyelidikan secara profesional yang tentunya akan mencari fakta-fakta," ujar Argo di Mabes Polri, Jumat (26/6/2020).

Dia menuturkan, penyelidikan dimulai setelah menerima laporan atas peristiwa tersebut. Penyelidikan, kata dia diawali dengan meminta keterangan dari pelapor.

"Setelah ada laporan yang kita terima dari penyidik nanti akan mendalami laporan tersebut. Nanti akan meminta keterangan dari pelapor kemudian juga saksi-saksi lain akan dilakukan pemeriksaan," ucapnya.

Sebelumnya, massa PDIP mendatangi Polres Jakarta Timur, Kamis (25/6/2020). Mereka mendesak agar pembakar bendera PDIP oleh demonstran yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Anti Komunisme (ANAK) segera ditangkap.

"Aksi kemarin itu kan tuntutannya menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP), namun malah membakar bendera, termasuk PDIP," ucap Sekretaris Cabang DPC PDIP Jakarta Timur, Ekowicaksono di Polres Jakarta Timur, Kamis (25/6/2020).

Editor : Kurnia Illahi