Polisi Buru Pemilik Akun Twitter yang Dilaporkan Pramugari Garuda

Irfan Ma'ruf ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 14:31 WIB
Polisi Buru Pemilik Akun Twitter yang Dilaporkan Pramugari Garuda

Kabis Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Tim Siber Polda Metro Jaya memburu pemilik akun Twitter @digeeembok atas dugaan pencemaran nama baik Pramugari Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti. Akun tersebut dilaporkan karena menyebut Siwi sebagai 'gundik' mantan Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Heri Akhyar.

"Keberadaan pemilik akun tersebut masih dalam penyelidikan, nanti akan segara kami periksa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).

Sambil mencari pemilik akun tersebut, polisi masih menunggu kesempatan meminta keterangan dari Siwi sebagai pelapor. Siwi diketahui tidak hadir saat jadwal pemeriksaan yang seharusnya dilakukan Senin (13/1/2020) kemarin.

BACA JUGA: Pramugari Garuda Tak Hadir Pemeriksaan, Polisi Periksa Kuasa Hukum

Yusri mengatakan pemeriksaan terhadap Siwi akan dijadwal ulang. "Kami jadwal ulang nanti, sekitar tanggal 17 Januari 2020. Kami sudah koordinasi dengan tim advokasi dan yang bersangkutan mengatakan siap hadir pada tanggal tersebut," ucap Yusri.

Sementara itu, polisi sudah memanggil dan memeriksa beberapa teman Siwi serta staf Garuda Indonesia. Yusri mengatakan pemanggilan itu dilakukan untuk mengonfirmasi terkait pekerjaan Siwi di Garuda.

BACA JUGA: Pramugari Garuda yang Tak Terima Dituduh Jadi Simpanan Direksi Diperiksa Polisi Hari Ini

Sebelumya pemilik akun @digeeembok juga dilaporkan oleh Vice Presiden Garuda Roni Eka tanggal 6 Desember 2019. Akun tersebut dilaporkan atas dugaan yang sama.

Siwi Widi melaporkan akun Twitter @digeembok ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019 atas dugaan pencemaran nama baik. Siwi mengaku mengalami tekanan akibat isu yang disebarkan oleh akun tersebut. Bahkan tekanan datang saat bertugas di dalam penerbangan.


Editor : Rizal Bomantama