Polisi Sebut 14,5 Kg Ganja di Tangerang Berasal dari Aceh dan Sukabumi

Ari Sandita Murti, Antara ยท Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:38:00 WIB
Polisi Sebut 14,5 Kg Ganja di Tangerang Berasal dari Aceh dan Sukabumi
Ganja. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Ganja seberat 14.502,36 gram disita Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Tangerang Kota disita dari tangan tiga pengedar. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengungkapkan, tiga pengedar mendatangkan barang haram tersebut dari Aceh dan Sukabumi.

"Jaringan peredaran narkotika jenis ganja ini berasal dari Sukabumi dan Aceh," katanya di Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Yusri memaparkan, jaringan pengedar ganja tersebut terungkap setelah Satresnarkoba Polres Polres Metro Tangerang Kota melakukan penyelidikan pada pertengahan Juli 2020. Saat itu, polisi menangkap seorang pengedar berinisial YK (27) pada 22 Juli 2020.

Tersangka YK ditangkap di rest area KM14 Tol Karang Tengah, Kota Tangerang dengan barang bukti 12 paket besar ganja dengan berat 14.500 gram. Barang haram tersebut disimpan di dalam mobil yang digunakan tersangka.

Setelah diperiksa secara intensif, tersangka YK mengaku mendapat barang haram tersebut dari dua orang berinisial DP (25) dan ML (31). Polisi kemudian melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap keduanya.

Polisi berhasil membekuk DP dan ML di Jalan Raya Cisoka, Kabupaten, Tangerang. Barang bukti yang diamankan dua paket kecil narkotika jenis ganja seberat 2,36 gram.

Setelah dilakukan interogasi diketahui DP dan ML mengantar barang haram itu kepada tersangka YK atas perintah dari seseorang bernama Jon. Pria tersebut sampai saat ini masih dalam pengejaran petugas.

Polisi, Yuri mengatakan, kemudian menggelandang DP dan ML untuk menunjukkan tempat mereka menyimpan ganja tersebut. Keduanya mengarahkan petugas ke sebuah gudang di daerah perumahan di Kabupaten Lebak Banten. Di sana polisi menemukan bungkus dan batang ganja yang tersisa saat pelaku membungkus ganja tersebut sebelum dikirim kepada YK.

Akibat perbuatannya, YK, DP dan ML kini harus mendekam di balik jeruji besi ruang tahanan Polres Metro Tangerang Kota untuk menjalani proses hukum. Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subs Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

Editor : Djibril Muhammad