Polisi: Tawuran Maut 4 Gangster di Jakbar Disiarkan Live, Pembacokan Diunggah ke Medsos
“RM ini adalah sebagai admin dari medsos yang namanya Samudra. Dia adalah aktor intelektualnya yang mengajak, yang memposting, memprovokasi, kemudian melakukan bujuk rayu, dan salah satu pelaku, dia juga pelaku pembacokan tersebut yang mengakibatkan korban meninggal dunia, ini adalah orangnya," ujarnya.
Selain RM, polisi menangkap A yang disebut sebagai admin akun media sosial Batavia. A diduga mengajak anggota kelompoknya, termasuk anak-anak, untuk melakukan tawuran.
"Sedangkan ini adalah namanya A, dia adalah admin dari medsos namanya Batavia. Juga mengajak, mengajak kawan-kawannya, mengajak anak-anak. Jadi mereka berdua ini adalah admin, mengajak anak-anak untuk melakukan tawuran. Dan dua admin lagi adalah anak-anak yang mereka berhadapan dengan hukum," ucap dia.
Peristiwa tawuran maut tersebut terjadi pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 03.15 WIB. Polisi awalnya menerima laporan masyarakat mengenai seorang pria yang ditemukan tergeletak di lokasi kejadian.
Petugas kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuh serta luka pada wajah yang diduga berkaitan dengan penyiraman air keras.
Dalam kasus ini, polisi menangkap 19 orang yang diduga terlibat dalam tawuran maut tersebut. Mereka terdiri atas tujuh orang dewasa dan 12 anak yang berhadapan dengan hukum.
Editor: Rizky Agustian