PPDB Jakarta Jalur Zonasi Diumumkan, 7 Siswa Usia 20 Tahun Diterima Masuk SMA

Felldy Utama ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 21:06 WIB
PPDB Jakarta Jalur Zonasi Diumumkan, 7 Siswa Usia 20 Tahun Diterima Masuk SMA

Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengumumkan hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jalur Zonasi pada jenjang SMP dan SMA, Sabtu (27/6/2020). (Foto: ilustrasi/iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mengumumkan hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jalur Zonasi jenjang SMP-SMA, Sabtu (27/6/2020). Secara akumulatif, Calon Peserta Didik Baru (CPDB) jenjang SMP yang diterima pada Jalur Zonasi tahun ini sebanyak 31.011 siswa. Sementara di jenjang SMA, 12.684 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana mengungkapkan, Jalur Zonasi merupakan 40 persen dari kuota siswa baru yang diterima di sekokah. Hingga penutupan pendaftaran melalui jalur ini, terdapat 92,4 persen siswa dalam rentang usia normal yaitu 15-16 tahun untuk kelas 1 SMA yang diterima. Sedangkan usia tertua yang diterima, yakni 20 tahun, hanya 0,06 persen atau 7 siswa.

“Sebaran usia SMA yang diterima lewat jalur zonasi yaitu, 16 tahun 52,8 persen; 15 tahun 39,7 persen; 13-14 Tahun 0,2 persen; sementara usia 17 tahun 6 persen; dan 18-20 tahun 1,4 persen,” kata Nahdiana, Sabtu (27/6/2020).

Sementara itu, untuk siswa yang diterima di jenjang SMP terdapat 96,9 persen usia 12-13 tahun yang diterima. Sebaran penerimaan siswa SMP yaitu, 14-15 tahun 2,8 persen; 13 tahun 29,6 persen; 12 tahun 67,3 persen, dan 10-11 tahun 0,3 persen.

Jalur Zonasi merupakan jalur untuk calon peserta didik memilih sekolah di Jakarta dengan berdasarkan pada zona sekolah yang sesuai dengan domisili calon peserta didik. Sekolah yang berlokasi di luar zonanya tidak bisa dipilih.

Adapun sona sekolah merupakan daftar sekolah yang terletak di kelurahan yang sama atau kelurahan tetangga dengan domisili calon peserta didik. Daftar sekolah dalam sebuah zona ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta berdasarkan pertimbangan jarak dengan kelurahan domisili, daya tampung sekolah, dan jumlah penduduk.

“Adapun zona sekolah di DKI Jakarta sebanyak 267 zona di setiap jenjang pendidikan. Zona tersebut diterapkan sejak tahun 2017 tanpa mengalami perubahan dan digunakan setiap tahun, termasuk dalam PPDB 2020,” ujarnya.

Proses seleksi pendaftaran dengan menggunakan Jalur Zonasi meliputi empat tahap seleksi, yaitu: seleksi tahhap I adalah dengan membatasi berdasarkan zona sekolah, seleksi tahap II berdasarkan usia, seleksi tahap III berdasarkan urutan pilihan sekolah, dan seleksi Tahap IV berdasarkan waktu mendaftar.

Sebagai informasi, jalur PPDB yang sudah berlangsung hingga saat ini, yaitu Jalur Prestasi Non-Akademik dengan kuota 5 persen (15-16 Juni 2020), Jalur Afirmasi dengan kuota 25 persen (19-22 Juni 2020) dan Jalur Zonasi dengan kuota 40 persen (25-27 Juni 2020).

Untuk CPDB yang belum diterima di jalur sebelumnya dapat mengikuti kembali proses penerimaan melalui Jalur Prestasi Akademik dengan kuota 20 persen untuk warga DKI Jakarta dan 5 persen untuk warga luar DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada 1-3 Juli 2020.

Seleksi utama yang digunakan dalam Jalur Prestasi Akademik ini memperhitungkan rata-rata nilai akademik selama 5 semester terakhir dan nilai akreditasi sekolah asal.

Editor : Zen Teguh