Pria di Tangerang Jadi Korban Pencurian Motor dengan Modus Debt Collector

Nandha Aprilianti ยท Jumat, 20 Mei 2022 - 14:36:00 WIB
Pria di Tangerang Jadi Korban Pencurian Motor dengan Modus Debt Collector
Ilustrasi aksi pencurian motor

TANGERANG, iNews.id - Seorang pria bernama Doni Perdiansyah (21) menjadi korban pencurian sepeda motor dengan modus debt collector. Peristiwa ini terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Kota Tangerang. 

Menurut kerabat korban bernama Deri, kejadian ini terjadi ketika Doni hendak mengantar kartu perdana ke kost teman wanitanya di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan dengan mengendarai motor bermerek PCX B 3834 CPR. Motor tersebut adalah kendaraan milik saudaranya.

Seusai mengantarkan kartu perdana tersebut, kata Deri, Doni kembali pulang ke rumahnya di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang. Namun, saat melintasi TKP, korban tiba-tiba saja diberhentikan oleh empat orang yang mengaku sebagai debt collector dari sebuah leasing ternama.

“Yang berhentiin itu empat orang, tiga orang itu badanya besar-besar, yang satu agak kecil. Dia ngakunya dari Adira,” tutur dia dalam keterangan yang diterima, Jumat (20/5/2022). 

Doni semakin yakin dengan tindakan keempat orang tersebut lantaran mereka menunjukkan surat penarikan kendaraan bermotor yang berisi tunggakan cicilan selama lima bulan. Ia pun percaya dan menyerahkan motor begitu saja.

“Mereka menunjukkan surat penarikan, karena yang punya unit ya, jadi mikirnya bener aja lima bulan. Jadi nggak sempet telepon, langsung dibawa saja, singkat saja sudah gitu,” katanya. 

Setelah motornya diambil oleh empat orang itu, Doni langsung menghubungi saudara pemilik motor tersebut yang disebut bernama Azhar Taufiq dan baru mengetahui bahwa dia menjadi korban penipuan.

“Pas ditelepon baru tahu kalau motornya sudah lunas. Selain itu, motor tersebut dahulunya kredit leasing, tapi bukan melalui Adira,” ujar dia.
Alhasil dari kejadian tersebut, Doni mendatangi Polsek Tangerang untuk melaporkan kasus penipuan tersebut.

“Iya sudah kita lapor ke polsek benteng (Polsek Tangerang) kita bawa BPKB dan STNK untuk bukti bukti,” ucap Doni.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kapolsek Tangerang Kompol Suroto yang menuturkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan tengah menyelidiki kasus tersebut.

“Iya (ada laporan). Saat ini Reskrim masih mendalami laporannya,” kata Suroto.

Editor : Puti Aini Yasmin

Bagikan Artikel: