Respons Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta Jaksel soal Temuan 995 Senjata Api
Terkait senjata lain yang ditemukan, dia memastikan itu bukan milik Lokta maupun milik pribadi IWD. Termasuk soal narkoba dan CD porno yang diklaim ditemukan oleh pihak yayasan.
Pasalnya, IWD sudah dinonaktifkan sebagai ketua yayasan sejak 18 April 2026. Ruangan-ruangan yang digeledah pun dipastikan bukan lagi ruangan kliennya.
“Perihal itu bukan milik kami, namun coba ditanyakan kepada N, yang telah menduduki dan menguasai sekolah serta seluruh ruangan-ruangan itu di dalam sejak April 2026 bersama Untung Sangaji dan ormasnya. Kami sudah tidak ada di sana dan tidak diperbolehkan masuk sejak April,” tuturnya.
Dia mengungkapkan, pihak N, BP dan Untung Sangaji (US) pernah menghubungi PT Lokta untuk mengambil barang-barang tersebut.
“Tapi ketika staf saya sampai disana pintu sudah dibuka ada polisi dan TNI,” ucapnya.