Resto Boleh Buka Mulai 8 Juni, RM Padang Dilarang Mini Prasmanan

Felldy Utama ยท Kamis, 04 Juni 2020 - 19:29 WIB
Resto Boleh Buka Mulai 8 Juni, RM Padang Dilarang Mini Prasmanan

Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pencegahan penyebaran wabah virus corona (Covid-19). Ada sejumlah tempat atau kegiatan yang mulai kembali dibuka di masa transisi menuju kondisi bebas dan aman dari Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyampaikan bahwa, salah satu sektor yang boleh dibuka adalah tempat dari jasa usaha makanan dan minuman seperti rumah makan, seperti restoran, rumah makan, warung kopi (Coffee Shop), dan sebagainya. Sektor ini akan mulai dimulai berbarengan dengan sektor perkantoran.

"Rumah makan juga bisa dimulai senin 8 Juni," kata Anies, dalam jumpa persnya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Mantan Mendikbud itu menegaskan bahwa sektor jasa makanan dan minuman ini juga sama dengan sektor lainnya dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran virus penyebaran Covid-19. Adapun protokol yang perlu diperhatikan diantaranya; jumlah pengunjung/tamu/pengguna/karyawan maksimal 50% dari kapasitas yang ada di tempat tersebut.

Selain itu, penyajian makanan dilarang menerapkan metode prasmanan (a la carte). Kemudian, untuk transaksi jual belinya, Anies mendorong agar transaksi tidak atau tanpa mengunakan uang tunai (cashless).

"Catatan, penyajian a la RM Padang (Mini Prasmanan) diubah menjadi non-prasmanan," ujar dia.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq