Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta Baru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Mantan Istri Jadi Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Sadis! Mantan Istri Jadi Otak Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Sewa Eksekutor Rp139 Juta

Selasa, 02 Juni 2026 - 13:32:00 WIB
Sadis! Mantan Istri Jadi Otak Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Sewa Eksekutor Rp139 Juta
Mantan istri WNA Korea Selatan diduga menjadi otak pembunuhan berencana di Bekasi dengan menyewa eksekutor seharga Rp139 juta untuk menghabisi nyawa korban. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial BS di Kabupaten Bekasi. Polisi mengungkap mantan istri korban berinisial SJ diduga menjadi otak pembunuhan dengan menyewa seorang eksekutor dan menyiapkan dana hingga Rp139 juta untuk menghabisi nyawa mantan suaminya.

Polres Metro Bekasi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut, yakni SJ sebagai pihak yang diduga merencanakan pembunuhan dan HW berperan sebagai eksekutor. Keduanya kini ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang melibatkan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, analisis rekaman CCTV hingga metode Scientific Crime Investigation (SCI).

"Dari hasil penyelidikan terungkap SJ menjadi orang yang merencanakan sekaligus memerintahkan pembunuhan terhadap korban," kata Kombes Sumarni dikutip dari iNews Bekasi, Selasa (2/6/2026).

Menurut dia, penyidik menemukan adanya konflik berkepanjangan antara SJ dan korban terkait persoalan rumah tangga, pembagian harta, serta nafkah anak. Konflik tersebut diduga menjadi pemicu utama munculnya rencana pembunuhan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut