Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkot Bekasi bakal Sanksi Puskesmas yang Beri Obat Kadaluwarsa untuk Balita 
Advertisement . Scroll to see content

SD Negeri di Kabupaten Bekasi Nyaris Roboh, Siswa Belajar di Gudang

Kamis, 13 September 2018 - 13:45:00 WIB
SD Negeri di Kabupaten Bekasi Nyaris Roboh, Siswa Belajar di Gudang
Kondisi SD Negeri 01 Ridogalih Cibarusah, Kabupaten Bekasi. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Tingginya anggaran pemerintah untuk dunia pendidikan, ternyata belum dirasakan oleh anak peserta didik. Sebagai contoh, siswa SD Negeri 01 Ridogalih Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Kamis (13/9/2018) siang, yang terpaksa belajar di gudang.

Kondisi itu dilakukan para siswa karena sekolah mereka nyaris roboh dan tidak layak untuk digunakan. Seluruh atap bangunan sekolah ambruk lantaran kayu penopang sudah lapuk dimakan usia. Separuh tembok bangunan sekolah roboh.

Kepala Sekolah SDN 01 Nasen mengatakan, bangunan sekolah yang rusak berat sudah terjadi sejak dua tahun terakhir. Pihak sekolah terpaksa meminta para siswa untuk belajar di gudang milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Sejak 2015 mulai rusak. Tahun 2016 benar-benar sudah tidak bisa dipakai. Jadi kita pinjam gudang logistik milik BPBD yang bisa dipakai kalau ada becana,” kata Nasen di Bekasi, Kamis (13/9/2018).

Menurut dia, pihak sekolah sudah mengajukan anggaran perbaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Namun hingga kini belum juga diperbaiki. SD Negeri 1 Ridogalih belum pernah direnovasi sejak dibangun sekitar tahun 1975.

“Kita sudah koordinasi terus, katanya mau dibangun dua lantai, tapi kalau tidak ya namanya dzolim,” ujar dia.

Gudang logistik BPBD seluas 106 meter persegi terpaksa dimanfaatkan 94 siswa kelas 1-6 SD Negeri 1 Ridogalih. Para siswa merasa sulit berkonsentrasi belajar karena satu ruangan gudang di sekat-sekat menjadi enam kelas. Selain ramai, siswa kepanasan menjelang siang karena atap gudang dari seng. Belum lagi, tidak ada toilet di sekitar gudang.

“Enggak nyaman, panas, berisik. Sudah dua tahun seperti ini, terganggu. Kalau pipis ke sawah,” kata salah satu pelajar kelas VI Syahidin Nur Ali.

Editor: Khoiril Tri Hatnanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut