Sebar Hoaks yang Picu Kerusuhan di Ciracas, Prada MI Belum Jadi Tersangka

Riezky Maulana ยท Kamis, 03 September 2020 - 16:39:00 WIB
Sebar Hoaks yang Picu Kerusuhan di Ciracas, Prada MI Belum Jadi Tersangka
Polsek Ciracas terbakar (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komandan Polisi Militer (Danpom) Kodam Jaya Kolonel CPM Andrey Swatika Yogaswara menyebut hingga saat ini, Prada MI belum ditetapkan sebagai tersangka. Prada MI merupakan oknum anggota TNI yang menyebarkan berita bohong dia mengalami pengeroyokan.

Dia menuturkan, Prada MI sedang menjalani perawatan kesehatan di Rumah Sakit Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur.

"Terkait bagaimana proses untuk Prada MI, peningkatan status Prada MI, sampai sekarang sudah dimintai keterangan terkait hukum ke arah sana, tapi peningkatan status Prada MI sampai sekarang belum ditetapkan tersangka, karena alasannya masih dalam perawatan kesehatan di rumah sakit," katanya dalam konferensi pers di Mapuspomad, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020). 

Sementara itu, untuk 29 prajurit TNI yang telah ditetapkan sebagai tersangka, seluruhnya dijerat dengan pasal berlapis. Setidaknya ada dua pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan disangkakan kepada para perlaku, yakni Pasal 170 dan Pasal 406.

"Pasal-pasal yang diterapkan sampai saat ini kami menerapkan pasal 170 KUHP, barang siapa dengan terang-terangan bersama-sama melakukan kekerasan diancam pidana 5 Tahun 6 Bulan," katanya.

"Kemudian pasal 406 KUHP, barang siapa dengan sengaja melawan hukum menghancurkan merusak atau menghilangkan barang sesuatu atau sebagian milik orang lain, diancam 2 Tahun 8 Bulan dan pasal itu akan berkembang," katanya melanjutkan.

Pada hari ini, kata Yogaswara, petugas akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap 12 orang orang lagi. Sementara, total 51 orsng telah diperiksa dan 29 orang ditetapkan sebagai tersangka.

"Hari ini kami akan memeiksa lebih lanjut sekitar 12 orang dari total 51 terleriksa dan 29 orang sudah kami tetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

Sebelumnya, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI Angkatan Darat (AD) telah menetapkan 29 prajurit TNI AD dari berbagai satuan sebagai tersangka kasus perusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Usai ditetapkan sebagai terangka, ke-29 prajurit itu langsung dijebloskan ke penjara alias ditahan.

Komandan Puspom TNI AD (Danpuspomad) Letnan Jenderal (Letjen) Dodik Wijanarko mengatakan, sebanyak 51 prajurit telah menjalani pemeriksaan yang terdiri dari 19 satuan. Dia mengungkapkan, penyelidikan dan penyidikan dilakukan sejak 29 Agustus hingga 2 September 2020 pukul 24.00 WIB.  

"Yang sudah dinaikkan statusnya sebagai tersangka dan sudah diajukan penahanan sebanyak 29 personel," ujar Dodik.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel: