Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JPO di Jalan Tendean Dibongkar usai Ditabrak Truk, Kerugian Tembus Miliaran Rupiah
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Pembangunan Integrasi CSW yang Dibanggakan Anies

Senin, 09 Agustus 2021 - 11:33:00 WIB
Sejarah Pembangunan Integrasi CSW yang Dibanggakan Anies
Halte integrasi CSW (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017, Anies yang masih menjadi Calon Gubernur menyinggung koridor busway 13. Di koridor itu, kata Anies, ada 10 halte dan hanya 1 di antaranya yang menggunakan ram. Sedangkan sisanya menggunakan tangga. Menurutnya, hal itu berdampak secara langsung penyandang disabilitas, ibu hamil, dan mereka yang datang dengan menggunakan kursi bayi.

Setelah terpilih menjadi Gubernur pada 2017, Anies mencoba mengintegrasikan halte CSW koridor 13 dengan stasiun MRT Asean yang berjarak sekitar 50 meter. Sayembara design pun dimulai dan pemenanganya diumumkan pada April 2019.

Saat itu Anies menungkapkan integrasi itu harus dimulai dari saat perencanaan. Sebab,  di dalam perencanaan tidak dimasukkan kata integrasi, masing-masing operator moda transportasi memikirkan bagianya sendiri. Akibatnya seperti tidak terintegrasinya Stasiun ASEAN dengan halte bus Transjakarta Koridor 13.

Karya Cakra Selaras Wahana meraih peringkat pertama dalam sayembara yang diselenggarakan Transjakarta. Pembangunan pun dimulai pada awal 2020 dan kini sudah rampung dengan beragam fasilitas. Pembangunan integrasi halte BRT Transjakarta dan Stasiun MRT di Simpang CSW-Kebayoran Baru memiliki pagu anggaran Rp30 miliar.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut