Sidak, Dinas LH DKI Beri Sanksi Industri yang Mencemarkan Lingkungan

Gilang Praditya ยท Kamis, 08 Agustus 2019 - 12:01 WIB
Sidak, Dinas LH DKI Beri Sanksi Industri yang Mencemarkan Lingkungan

Industri PT Mahkota Indonesia, Jalan Raya Bekasi, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (8/8/2019). (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id - Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah industri di Jakarta, Kamis (8/8/2019). Sidak dipimpin oleh Kepala Dinas LH DKI Andono Warih.

Dalam inspeksi tersebut Dinas LH DKI menjatuhkan sanksi terhadap industri yang cerobongnya terbukti mencemari lingkungan. Salah satunya PT Mahkota Indonesia, Jalan Raya Bekasi, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Usai memeriksa pabrik, Penyidik Pengawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas LH DKI Jakarta, Sukorahardjo membacakan sanksi administrasi yang diberikan kepada pabrik tersebut.

"Menetapkan sanksi untuk memperbaiki pengelolaan emosi sumber tidak bergerak dari kegiatan produksi. Hasil uji lab pada cerobong asam sulfat unit 2 melebihi untuk parameter sulfur dioksida atau SO2," ujarnya di PT Mahkota Indonesia, Jakarta Utara, Kamis (8/8/2019).

 

 

Menurutnya, waktu perbaikan pengelolaan sumber emisi tidak bergerak kegiatan produksi tersebut paling lama 45 hari. PT Mahkota Indonesia wajib melaporkan tanggung jawab tersebut kepada Dinas LH DKI dan Sudin LH Pemda DKI.

"Apabila tidak melaksanakan sanksi ini, akan dikenakan sanksi hukum yang lebih berat sesuai perundang-undangan," ucapnya.

Pada kesempatan itu, penanggung jawab pabrik, Steven Rudianto mengaku siap melaksanakan sanksi yang diberikan. Menurutnya, pabrik yang dikelola sudah 50 tahun berdiri dan baru sekarang dikenakan sanksi.

"Sebelumnya belum pernah kena karena selama ini kita enggak pernah langgar. Kita selalu cek tiap tahun produksi kita, kita produksi asam sulfat untuk industri-industri terkait," kata Steven.


Editor : Kurnia Illahi