Sidang Lanjutan Sengketa Pilpres, Polisi Tutup Sejumlah Jalan di Sekitar MK

Irfan Ma'ruf ยท Senin, 17 Juni 2019 - 18:49 WIB
Sidang Lanjutan Sengketa Pilpres, Polisi Tutup Sejumlah Jalan di Sekitar MK

Gedung Mahkamah Konstitusi (ilustrasi). (Foto: SINDO/Yulianto)

JAKARTA, iNews.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali melakukan serangkaian rekayasa lalu lintas berhubung diadakannya sidang lanjutan perkara sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (18/6/2019) besok. Sejumlah jalan di sekitar MK akan ditutup mulai malam ini.

“Iya, kami menerapkan rencana alih arus dan rekayasa lalu lintas dalam rangka pengamanan sidang di MK pada Selasa, 18 Juni 2019,” kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Muhammad Nasir, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Menurut dia, penutupan dan pengalihan arus dilakukan mulai malam ini hingga besok. Kendati demikian, pemberlakukan kebijakan rekayasa lalu lintas itu tetap disesuaikan dengan kondisi di lapangan. “Rencana pengalihan dimulai pukul 22.00 WIB malam ini, situasional menunggu perintah,” ujar Nasir.

Berikut ruas jalan di sekitar MK yang bakal ditutup mulai malam ini:

1) Jalan Medan Merdeka barat sisi Timur dan Barat. Di kawasan ini, akan ditempatkan MCB barrier tepatnya di depan Museum Gajah.

2) Jalan Medan Merdeka Utara. Di kawasan ini akan ditempatkan MCB barrier tepatnya di depan Gedung Kementerian Dalam Negeri di dua sisi.

3) Jalan Veteran Raya samping Hotel Sriwijaya arah Harmoni.

4) Jalan Majapahit ujung Traffic Light (TL) Harmoni.

5) Jalan Abdul Muis arah utara di TL Jalan Tanah Abang 2.

6) Jalan Veteran 3 Bina Graha.

BACA JUGA:

BPN Ingin Saksi Beri Kesaksian dengan Metode Teleconference di Sidang MK

KPU Rapat Pleno Bahas Persiapan Hadapi Sidang Lanjutan di MK

MK pada Jumat (14/6/2019) lalu telah menggelar sidang pendahuluan sengketa Pilpres 2019. Majelis hakim telah memeriksa kelengkapan dan kejelasan permohonan pemohon pada sidang perdana itu.

Kubu Prabowo-Sandiaga sebagai pemohon menyampaikan permohonan di hadapan pihak terkait, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Permohonan juga dibacakan di hadapan pihak termohon, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak pemberi keterangan Bawaslu.

Adapun agenda sidang besok yakni pemeriksaan (mendengarkan jawaban termohon, keterangan pihak terkait, dan keterangan Bawaslu dan pengesahaan alat bukti).


Editor : Ahmad Islamy Jamil