Suhaimi Tak Lolos Seleksi Cawagub DKI, Gerindra dan PKS Beda Pendapat

Wildan Catra Mulia ยท Sabtu, 23 Februari 2019 - 10:29:00 WIB
Suhaimi Tak Lolos Seleksi Cawagub DKI, Gerindra dan PKS Beda Pendapat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama jajaran DPRD DKI. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra sepakat untuk menyerahkan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta kepada Gubernur Anies Baswedan pada, Senin (25/2/2019). Kedua nama yang akan disodorkan adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik mengatakan, setelah melalui proses seleksi fit and proper test cawagub, pihaknya bersama PKS sepakat untuk menyerahkan Agung dan Syaikhu kepada Gubernur Anies pekan depan untuk disampaikan kepada DPRD DKI Jakarta.

"Kami sudah sama-sama menandatangani usulan yang telah disepakati hasil fit and proper test," kata Taufik di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Lolosnya Agung dan Syaikhu menyisakan satu kandidat lain yang tak lolos fit and proper test, yakni Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi. Taufik mengatakan, tak lolosnya Suhaimi pada seleksi cawagub DKI karena yang bersangkutan tidak memiliki pengalaman sebagai eksekutor.

“Gini, Pak Suhaimi itu tidak tepat ditaruh di situ. Dia bukan tipe eksekutor. Kan ada orang yang tipe ini, ya lebih tepat di legislatif," ujar Taufik.

Menurut dia, cawagub terpilih, yakni Agung dan Syaikhu sudah memiliki banyak pengalaman di bidang eksekutor. Karena pertimbangan itu partai pengusung Gerindra dan PKS memilih kedua kandidat tersebut.
“Mereka ada pengalaman-pengalaman, Pak Syaikhu ada pengalaman eksekutifnya, Pak Agung ada pengalaman di perusahannya,” ujar dia.

Ke depan, kata Taufik, ada beberapa catatan yang harus dilakukan cawagub DKI Jakarta. Pertama, mereka harus ingat bahwa posisi wagub adalah wagubnya warga Jakarta. Kedua, visi-misinya adalah visi-misi yang telah disusun Gubernur Anies dan wakilnya saat itu, Sandiaga Uno.

Selain itu, Taufik juga meminta cawagub terpilih harus mempelajari seluk beluk permasalahan di Jakarta.

"Kita minta mereka mesti running ke lingkungan secara cepat. Secara manajemen mereka ada pengalaman,” kata Taufik.

Sementara Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo mengatakan, tidak lolosnya Suhaimi dalam fit and proper test karena banyak pertimbangan, salah satunya peran penting Suhaimi di DPRD DKI Jakarta.

“Abdurrahman Suhaimi saat ini memiliki tugas penting sebagai Ketua Fraksi PKS dan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta dan tugas penting lainnya, maka DPP PKS memutuskan dua nama Kader PKS, Agung dan Ahmad Syaikhu," kata Syakir.

Agung Yulianto merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Dia dikenal sebagai pengusaha dengan menjabat Direktur PT Herba Penawar Alwahida Indonesia (HPAI) yang merupakan salah satu perusahaan Bisnis Halal Network di Indonesia yang fokus pada produk-produk herbal.

Sementara Ahmad Syaikhu berpengalaman di pemerintahan, yakni pernah duduk sebagai Anggota Legislatif DPRD Kota Bekasi periode 2008-2013 dan Wakil Wali Kota Bekasi 2013-2018.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda