Takbiran di Masjid Tak Dilarang, DMI Jakarta: Maksimal Lima Orang

Rizki Maulana ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 19:57 WIB
Takbiran di Masjid Tak Dilarang, DMI Jakarta: Maksimal Lima Orang

Masjid Istiqlal (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengatakan pelaksanaan takbiran di Masjid untuk menyambut Idul Fitri 1441 H tetap diperbolehkan. Namun dia mensyaratkan tidak lebih dari lima orang sesuai dengan prosedur tetap (protap) penanganan Covid-19.

Ketua DMI wilayah DKI Jakarta KH Ma'mun Al Ayyubi mengtakan takbiran merupakan syiar Islam yang harus terus dijalankan.

"Tetap menjaga protokol COVID-19, tidak lebih dari lima orang secara bergantian. Maka syiar di Masjid itu tetap berjalan," ujar Ma'mun dalam siaran langsung melalui Facebook Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Ma'mun mengatakan dengan mengikuti protap Covid-19, maka takbir pun tetap dapat berkumandang meski di tengah pandemi Covid-19. Lebih lanjut, dia juga berpesan bagi masyarakat umum agar dapat melaksanakan takbir di rumah masing-masing agar tetap merayakan kemenangan usai 30 hari berpuasa menahan nafsu.

"Sebagai tanda syukur bahwa telah dapat menyelesaikan ibadah Ramadhan kita selama satu bulan," kata Ma'mun.

Selain perayaan takbir, Shalat Id juga diharapkan dapat dilakukan dari rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Ketua MUI DKI Jakarta KH Munahar Muchtar.

"Mari tetap stay di rumah kita masing-masing. Warga Jakarta mari tetap di Jakarta melaksanakan ibadah di rumah masing-masing. Insyaallah itu tidak akan mengurangi nilai pahala kepada Allah," kata Ketua MUI Provinsi DKI Jakarta KH Munahar Muchtar.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan mudik lokal agar tidak menyebarkan Covid-19 lewat mobilisasi di kawasan Jabodetabek.

"Kita berharap kepada semua untuk melindungi saudara-saudara kita di kampung melindungi masyarakat kita. Juga bila terjadi arus mudik lalu arus balik, potensi terjadi gelombang kedua sangat besar," kata Anies.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq