Tes Swab Masif, 27 Pegawai Puskesmas Bogor Positif Covid-19

Putra Ramadhani Astyawan ยท Rabu, 12 Agustus 2020 - 03:36 WIB
Tes Swab Masif, 27 Pegawai Puskesmas Bogor Positif Covid-19

Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor mencatat 27 pegawai di lingkungan Puskesmas yang positif Covid-19. (Foto: AFP)

BOGOR, iNews.id - Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor mencatat 27 pegawai di lingkungan Puskesmas yang positif Covid-19. Mereka yang dinyatakan positif berasal dari delapan Puskesmas berbeda di Kota Bogor.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, puluhan pegawai yang positif Covid-19 itu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan tes swab masif terhadap 798 pegawai Puskesmas dan Labkesda sejak Juli-Agustus 2020. Dari jumlah tersebut, didapat 972 spesimen tes swab.

"Dari 798 orang yang di-swab, ada yang dua sampai tiga kali tes makanya jumlahnya 972 swab. Kemudian yang sudah ada hasilnya 902 dengan jumlah positif ada 27 orang," kata Dedie, Selasa (11/8/2020).

Ke-27 pegawai itu berasal dari delapan Puskesmas yakni Gang Aut, Cipaku, Bogor Utara, Sindangbarang, Tanah Sareal, Merdeka, Mekarwangi dan Semplak. Jumlah tersebut, terdiri dari 13 pegawai pelayanan langsung (bidan, dokter umum, internship, farmasi dan analisis), tiga pegawai penunjang (pendaftaran dan keamanan), tiga pegawai pelayanan tidak langsung (gizi dan promkes) serta delapan pegawai administrasi (KTU, staff, OB dan bendahara).

"Alamat pegawai yang Kota Bogor 16 orang dan Kabupaten Bogor 11 orang," tutur Dedie.

Dengan adanya temuan kasus positif tersebut, empat Puskesmas di antaranya akan ditutup terhitung mulai tanggal 12-14 Agustus 2020 mendatang. Sementara, empat Puskesmas lainnya dibatasi pelayanannya.

"Yang ditutup sementara itu Puskesmas Gang Aut, Bogor Utara, Cipaku dan Mekarwangi. Kalau yang dibatasi Puskesmas Sindangbarang (tutup layanan KIA dan Poned) dan Puskesmas Merdeka (tutup layanan laboratorium). Sisanya Puskesmas Tanah Sareal dan Semplak buka seperti biasa," ucapnya.

Saat ini, tim dari gugus tugas dan surveillance masih melakukan tracking terhadap yang sempat kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Sementara, mereka yang positif sudah dirawat dan diisolasi.

"Puskesmas yang ditutup akan dilakukan disinfeksi secara menyeluruh. Semua karyawan yang positif sudah dirawat dan diisolasi. Kami lakukan kontak tracing, yang kontak erat sudah dites swab ulang dan karantina secara mandiri," ujar Dedie.

Editor : Ranto Rajagukguk