Tidak Ada Kunjungan Wisatawan, Sebagian PKL di Puncak Terpaksa Tutup

Putra Ramadhani Astyawan ยท Jumat, 06 Agustus 2021 - 02:55:00 WIB
 Tidak Ada Kunjungan Wisatawan, Sebagian PKL di Puncak Terpaksa Tutup
Sejumlah pedagang kaki lima yang berada di kawasan Puncak tepatnya Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat memasang bendera putih. (Foto: MNC Portal Indonesia/Putra Ramadhani Astyawan)

BOGOR, iNews.id - Sebagian pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor terpaksa tutup selama pandemi Covid-19. Hal itu dikarenakan sepinya wisatawan membuat omzet merosot tajam.

"Yang tutup mah mungkin 20 persen," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Puncak Teguh Mulyana kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

Sementara pedagang makanan matang yang masih buka kerap merugi. Pasalnya, bahan makanan yang mereka siapkan sering kali tersisa banyak sehingga terpaksa dibuang atau tidak bisa dijual lagi.

"Kayak soto, kuliner itu tidak ada tamu kan dibuang makanya (mending) tutup. Bakso juga kan nggak kuat sampe 3-4 hari. Kalau ngga abis dibuang. Kalau oleh-oleh mah masih bisa (tahan lama)," ungkapnya.

Selain itu, warga Puncak yang bergantung pada sektor pariwisata seperti sopir travel pun banting setir menjadi pedagang keliling. Karena, tak ada wisatawan asing yang datang ke kawasan Puncak.

"Ada travel khusus tamu Timur Tengah jumlahnya 32 pangkalan biasanya antar tamu menjemput dari bandara tapi tamunya ngga ada. Tamu Timur Tengah biasanya pertahunnya nyampe 3.000 (wisatawan),"  katanya.

Karena itu, pedagang maupun usaha kecil dan menengah lainnya berharap PPKM tidak berlanjut agar wisatawan kembali datang ke Puncak. Mereka pun siap melaksanakan protokol kesehatan ketat.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2