Transjakarta Kelola Transportasi Kepulauan Seribu Mulai 2027, Siapkan Kapal
Welfizon mengatakan perluasan ruang lingkup usaha Transjakarta juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya melalui pengembangan layanan non-farebox atau pendapatan di luar penjualan tiket.
Transjakarta juga menyiapkan sejumlah pengembangan bisnis. Salah satunya membentuk anak usaha yang dapat menjadi operator transportasi dan beroperasi di wilayah Jabodetabek maupun kota-kota lain di luar Jakarta.
Selain itu, Transjakarta berencana mengembangkan Transjakarta Academy menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Perseroan juga menyiapkan Asset Management Company untuk mengoptimalkan dan mengomersialkan aset sekaligus mengelola infrastruktur serta fasilitas layanan.
"Yang paling signifikan dan berdampak terhadap masyarakat adalah kebutuhan angkutan perairan. Ini menjadi salah satu concern Pak Gubernur untuk serius membenahi Kepulauan Seribu, dimulai dari sisi konektivitas," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz meminta perluasan ruang lingkup usaha Transjakarta tidak hanya mencakup transportasi perairan. Dia mengusulkan agar transportasi udara juga dipertimbangkan dalam perubahan Perda tersebut.