Ular Weling yang Gigit Satpam di Tangsel Dikenal Punya Racun Mematikan

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 23 Agustus 2019 - 16:52 WIB
Ular Weling yang Gigit Satpam di Tangsel Dikenal Punya Racun Mematikan

Ilustrasi ular weling di Thai National Park. Seorang satpam di Gading Serpong, Tangrang Selatan tewas akibat tergigit ular jenis ini. (Foto: istimewa).

JAKARTA, iNews.id – Tragedi menimpa Iskandar, petugas satuan pengamanan (satpam) Cluster Michelia Gading Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Dia tewas setelah digigit ular weling yang ditangkapnya dengan tangan kosong.

Iskandar mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Kabupaten Tangerang, Rabu (21/8/2019) dini hari. Sebelumnya dia mengalami sesak napas.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan menuturkan, Iskandar bersama rekannya, Jaelani, menangkap ular weling yang ditemukan warga sekitar, Selasa (20/8/2019). Namun karena posisi memegang kurang tepat, ular itu mengigit jari telunjuk kirinya.

"Iskandar lantas mengisap dan mengeluarkan bisa ular dari luka di jarinya tersebut," tutur Ferdy, Jumat (23/2019). Pukul 19.00 WIB Iskandar dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami demam dan sesak napas.

Karena tidak memiliki obat penawar bisa ular, Iskandar dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang. Nyawanya tidak tertolong.

Berdasarkan sejumlah literature, ular weling dikenal sebagai ular dengan racun mematikan. Ular weling atau terkadang juga disebut welang (bungarus candidus) merupakan sejenis ular berbisa dari suku Elapidae.

Mengutip laman jurnal BMC, ular yang juga disebut Malayan Krait atau Blue Krait ini menyebar di Asia Tenggara hingga ke Jawa dan Bali. Ular weling merupakan salah satu ular paling mematikan.

Racun dari bisa ular ini telah menyebabkan tingkat kematian yang tidak diobati 60-70 persen pada manusia.


Editor : Zen Teguh