2 Eks Pengurus Deltras Sidoarjo Diperiksa KPK

Rizki Maulana ยท Rabu, 26 Februari 2020 - 12:24 WIB
2 Eks Pengurus Deltras Sidoarjo Diperiksa KPK

Kantor KPK. (Foto:Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki dugaan aliran dana suap pengadaan proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo ke klub sepak bola Deltras Sidoarjo. Hari ini Rabu (26/2/2020), KPK memanggil eks pengurus Deltras yaitu Mafirion dan Yudha Pratama.

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan Mafirion dan Yudha akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ibnu Ghofur. Keduanya disebut sebagai pihak swasta dari PT Delta Raya Sidoarjo.

"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ibnu Ghofur (IG)," ujar Ali Fikri di Jakarta.

PT Delta Raya Sidoarjo merupakan perusahaan swasta yang sempat menaungi Deltras Sidoarjo. Mafirion diketahui pernah menduduki kursi Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dia dilantik melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) menggantikan Muhamad Lukman Edy yang mencalonkan diri sebagai Gubernur Riau pada Pilkada 2018 lalu. Sedangkan Yudha Pratama merupakan manajer Deltras di pentas Indonesia Super League (ISL) musim 2011/12.

Sebelumnya, anak bupati Sidoarjo nonaktif Saiful Ilah, Achmad Amir Aslichin telah diperiksa KPK pada Rabu (19/2/2020). Ketika itu, KPK mengorek sumber pendanaan Deltras selama Achmad Amir menjadi pengurus.

"KPK mendalami kegiatannya selama aktif menjadi pengurus klub sepak bola Deltras Sidoarjo, dari mana sumber pendanaannya Deltras," ucap Ali di Gedung KPK.

Saiful telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 8 Januari 2020. Dia disebut sebagai penerima suap dari Ibnu Ghofur dan Totok Sumedi.

Atas perbuatannya, Saiful dijerat Pasal 12 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


Editor : Rizal Bomantama