Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BRIN Laporkan Update Riset Bencana hingga Satelit
Advertisement . Scroll to see content

2 Tahun Prabowo, Cak Imin Sebut 1,1 Juta Orang Tak Lagi Miskin Ekstrem

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:27:00 WIB
2 Tahun Prabowo, Cak Imin Sebut 1,1 Juta Orang Tak Lagi Miskin Ekstrem
Menko Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Dok. Kemenko PM)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 1,1 juta jiwa disebut berhasil keluar dari kemiskinan ekstrem dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Capaian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menurunkan kemiskinan nasional sekaligus memperkuat pemberdayaan agar masyarakat tidak kembali terjebak dalam kerentanan ekonomi.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan, tingkat kemiskinan nasional turun dari 8,57 persen menjadi 8,07 persen. Pemerintah kini terus mempercepat berbagai upaya agar kemiskinan ekstrem dapat mencapai nol persen pada akhir 2026.

“Kemiskinan turun dari 8,57 persen menjadi 8,07 persen, di mana yang miskin ekstrem sudah kita berhasil dorong untuk keluar dari kemiskinan ekstrem sejumlah 1,1 juta jiwa dan kita ingin terus bekerja agar kemiskinan ekstrem akhir tahun ini bisa nol,” ujar Cak Imin di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, penurunan kemiskinan perlu diikuti perubahan pendekatan pembangunan. Penanganan masyarakat miskin tidak cukup hanya melalui bantuan sosial, tetapi harus dilanjutkan dengan pemberdayaan yang membuka akses terhadap pekerjaan, usaha, dan sumber pendapatan berkelanjutan.

Kemenko PM mendorong prinsip Bansos Sementara, Berdaya Selamanya sebagai arah perubahan tersebut. Bantuan sosial tetap dibutuhkan untuk melindungi masyarakat rentan, sementara program pemberdayaan harus memperkuat kemampuan mereka agar secara bertahap dapat mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut