Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 4 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Riau, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Advertisement . Scroll to see content

26 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Jambi-Sumsel, BNPB Minta Warga Pakai Masker

Selasa, 01 September 2026 - 16:54:00 WIB
26 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Jambi-Sumsel, BNPB Minta Warga Pakai Masker
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan. (Foto: screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 26 titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di Jambi dan Sumatera Selatan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan satgas darat dan udara untuk mempercepat pemadaman, sementara masyarakat diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan 13 hotspot terpantau di wilayah Jambi per 31 Agustus 2026. Kondisi kualitas udara di daerah tersebut secara umum membaik dengan jarak pandang sekitar 2,8 kilometer.

"Provinsi Jambi di mana kami memonitor per kemarin tanggal 31 Agustus sebanyak 13 titik api, kualitas udara umumnya membaik, jarak pandang sekitar 2,8 km. Proses belajar mengajar juga normal dengan menggunakan masker, dan masyarakat tetap melakukan aktivitas seperti biasa," ucap Berton dalam konferensi persnya, Selasa (1/9/2026).

Satgas darat telah melakukan pemadaman di 37 lokasi yang tersebar pada delapan kabupaten. Luas lahan yang berhasil ditangani mencapai lebih dari 13 hektare.

"Operasi pemadaman melalui Satgas Darat diawali dengan ground check di mana satgas ini melakukan pemantauan, dilihat apakah ada titik-titik api dan titik-titik hotspot yang baru, dan tentu ini dilakukan untuk penanganan kebakaran di 37 lokasi di delapan kabupaten," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut