Berdasarkan data yang disampaikan dalam laporan tersebut, tiga wilayah di Sumatera Selatan masuk kategori berbahaya terkait kualitas udara, yakni Kota Palembang, Kota Prabumulih, dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Peringati Hari Santri di Jombang, Ketum PBNU Serukan Salat Istisqa untuk Atasi Karhutla
Sementara itu, titik kebakaran masih terpantau di sejumlah daerah, antara lain Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Musi Banyuasin, dan PALI. Kondisi ini membuat upaya penanganan karhutla dan pengendalian kabut asap terus dilakukan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menjadikan penebaran dry ice melalui operasi modifikasi cuaca ini sebagai proyek percontohan. Evaluasi dari penerbangan sebelumnya menunjukkan metode tersebut dinilai membantu meningkatkan jarak pandang dari pagi hingga sore hari.
Uji coba akan dilanjutkan untuk melihat efektivitasnya dalam membantu mengurai kabut asap. Namun, penanganan karhutla tetap membutuhkan upaya pengendalian sumber api agar dampak kebakaran tidak terus meluas dan kualitas udara masyarakat dapat membaik.
Editor: Dani M Dahwilani