4 Makam Imam Mazhab yang Wajib Diketahui, Apa Saja?
Imam Syafii memiliki nama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Idris. Beliau lahir pada tahun 150 H di tahun wafatnya Imam Abu Hanifah dan meninggal dunia di usia ke-54 tahun pada waktu Isya di malam jumat.
Makam Imam Syafi’i berada di pemakaman Al-Muqatham dekat pemakaman orang-orang Quraisy yang terletak di antara kuburan Bani Abdul Hakam. Ia dikuburkan setelah waktu Ashar di hari Jumat.
Hari itu merupakan hari terakhir pada bulan Rajab tahun 204 H. Adapun Ar-Rabi’i berkata “Ketika kami selesai pemakaman jenazah Imam Syafii, kami melihat hilal bulan Syaban.
Imam Syafi'i dikenal sebagai orang yang tinggi badannya, baik akhlaknya, menyayangi sesama, bersih pakaiannya hingga lisannya yang fasih. Tak cuma itu, ia juga berwibawa, memperlakukan orang-orang dengan baik, dan rambutnya berwarna agak kemerah-merahan karena mengikuti sunnah Rasulullah.
Makam imam mazhab yang wajib diketahui selanjutnya adalah Imam Hanafi yang memiliki nama asli an-Nu’man bin Tsabit bin al-Marzaban. Imam Hanafi lahir di Kufah, yakni salah satu kota besar di Irak tahun 80 H/659 M.
Kemudian, ia meninggal dunia di Baghdad pada tahun 150 H/767 M. Setelah itu beliau dimakamkan di tempat kelahirannya, yakni di Kufah, tepatnya di pemakaman al-Khaizaran.
Abu Hanifah merupakan salah satu ulama yang mujtahid dalam bidang fiqih dan salah seorang di antara empat imam mazhab yang terkenal (Mazhab Maliki, Syafi'i, Hambali dan Hanafi).