Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Motif Senior Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas
Advertisement . Scroll to see content

4 Prajurit TNI AU Tersangka Penganiayaan Serda Ahmad hingga Tewas Terancam Dipecat!

Rabu, 16 September 2026 - 11:15:00 WIB
4 Prajurit TNI AU Tersangka Penganiayaan Serda Ahmad hingga Tewas Terancam Dipecat!
Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau) Marsda Daan Sulfi. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau) Marsda Daan Sulfi memastikan empat tersangka penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa (AMF) hingga tewas terancam dipecat. Hal itu mengingat ancaman pidana dalam perkara tersebut mencapai 7-9 tahun penjara.

"Dengan ancamannya adalah di atas 7 dan 9 (tahun), itu di atas 6 bulan saja sudah bisa, bisa dipecat, apalagi kalau sudah lebih dari di atas 1 tahun atau 7 sampai dengan ancaman 9 tahun," ujar Daan kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma I Nyoman Suadnyana mengatakan, TNI AU, sesuai perintah pimpinan tidak akan menutupi apa pun yang terjadi dalam kasus dugaan penganiayaan Serda AMF.

Masyarakat, kata dia, dapat mengikuti perkembangan kasus tersebut secara transparan dan terbuka, termasuk terkait kemungkinan pemberian sanksi pemecatan terhadap para tersangka.

"Bisa dicek nanti sampai mana untuk penanganan kasusnya, perkembangannya seperti apa, kita akan terbuka semuanya. Nanti setelah selesai akan dilimpahkan kepada Oditur untuk proses sidangnya, apakah itu nanti mereka dipecat apa tidak, tapi intinya di atas 6 bulan saja bisa diusulkan untuk diberhentikan dengan tidak hormat. Itu yang paling penting mungkin supaya memberikan keadilan buat korban maupun buat keluarga," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut