44 SMP di Kota Bogor Segera Gelar Sekolah Tatap Muka 

Putra Ramadhani Astyawan · Selasa, 28 September 2021 - 13:16:00 WIB
44 SMP di Kota Bogor Segera Gelar Sekolah Tatap Muka 
Kadisdik Kota Bogor Hanafi menyebut 44 SMP siap PTM pekan depan (Foto: Putra Ramadhani Astyawan)

BOGOR, iNews.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor mencatat sementara ini ada 44 sekolah tingkat SMP siap untuk pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang rencananya dimulai pada 4 Oktober 2021. Protokol kesehatan akan diawasi ketat. 

Kadisdik Kota Bogor Hanafi mengatakan jumlah tersebut berdasarkan hasil verifikasi aktual dari total 127 SMP di Kota Bogor. Hasil tersebut masih bisa bertambah karena proses verifikasi terus berjalan.

"Ada 50 yang mengajukan untuk PTM, kita verifikasi aktual pada waktu 16-17 September lalu. Terverifikasi oleh kita 43 yang siap. Tapi sekarang menyusul satu dari Kesatuan. Karena mungkin pengawas pada waktu verifikasi tidak dimasukkan ke sistem sehingga tertinggal. Tapi kesiapannya sudah siap, jadi ada 44 (sekolah)," kata Hanafi, Selasa (28/9/2021).

Sebelum rencana itu, lanjut Hanafi, jajarannya menggelar simulasi PTM di tiga sekolah tingkat SMP. Dengan tujuan untuk memastikan semua protokol kesehatan dan lainnya dijalankan dengan baik.

"Kita terapkan kita arahkan mereka seperti yang tertuang dalam SKB 4 Menteri. Harapan kita tentu dengan kesiapan dan sebagainya artinya orangtua sudah mengizinkan, komite mengizinkan, persyaratan sarana prasarana sudah disiapkan, skenario pelaksanaan PTM sudah disiapkan dan materi yang akan diberikan seperti apa," kata Hanafi.

Sedangkan, untuk sekolah tingkat SD direncanakan dimulai pada pekan ketiga Oktober 2021. Hal itu pun dilakukan bertahap dan hanya untuk kelas atas.

"SD nanti menyusul minggu ketiga, 36 sekolah. Tapi hanya untuk kelas atas (4,5 dan 6). Kita belum rekomendasikan kelas 1,2 dan 3. Tapi kalau kondisi bagus akan adaptasi dengan sendirinya berangsur-angsur. Karena pengawasan SD agak relatif lebih terkendala dibanding PAUD. Kalau PAUD yang sekolah hanya 5 orang, rumahnya dekat kontrolnya gampang. Kita juga ajukan nanti orang tua untuk mengantar tapi ditinggal. Jangan antar tapi nungguin," katanya.

Sementara, untuk tingkat SMA/sederajat pihaknya masih akan berkoordinasi dengan KCD dan Kemenag. Diharapkan, mereka juga membuka PTM secara serentak bersama dengan Pemkot Bogor.

"Kita mengharapkan nanti di tanggal 4, dengan KCD dan Kemenag kita lakukan secara bersama-sama. Karena kan KCD provinsi membawahi SMA dan SMK. Kalau Kemenag kan MI, MTs dan MAN. Kita inginkan secara bersama-sama (PTM serentak)," tutur Hanafi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel: