5 Contoh Seni Pertunjukan Tradisional Indonesia, Nomor 3 Punya Kekuatan Gaib!
Sebagai salah satu kesenian dari Jawa Barat, wayang golek akan menampilkan cerita dengan alur sejarah, serta salah satu induk ceritanya, yaitu Ramayana dan Mahabarata. Wayang yang digunakan berbentuk golek dan terbuat dari kayu.
Salah satu wayang golek Jawa Barat yaitu, wayang golek Sunda. Berbeda dengan wayang kulit, jenis wayang ini tidak menggunakan kelir sehingga penonton dapat melihat langsung rupa wayangnya, dan bukan dalam bentuk bayangan. Selain itu, ada juga wayang golek pakuan, dengan alur cerita legenda dan sejarah tanah Pasundan.
Berasal dari Kalimantan Selatan, mamanda merupakan bagian dari seni pertunjukan drama atau seni teater. Pertunjukan ,amanda hampir mirip dengan lenong dari Betawi, jika dilihat dari hubungan antarpenonton dan pemain.
Hal yang membedakan adalah penampilan lenong kini menyesuaikan dengan zaman. Sedangkan, mamanda monoton sesuai dengan alur sejarah. Alur monoton ini disebabkan tokoh-tokoh yang wajib dimainkan dalam mamanda, seperti tokoh Raja, Perdana Menteri, Mangkubumi, Wazir, Panglima Perang, Khadam (badut/ajudan), Permaisuri, dan Puteri.
Reog merupakan seni pertunjukan yang terdiri dari Singabarong, Putri Sanggalangit, Raja Kelana Suwandana, kuda lumping, warok dan penthul. Saat pertunjukan reog berlangsung, biasanya akan diiringi pula dengan musik gamelan.
Sebagai unsur utama reog, Singabarong atau Dadak Merak, berbentuk topeng kepala singa dan memiliki rajutan bulu-bulu merak. Perlu diketahui, Singabarong ini memiliki berat mencapai 50 kg dengan lebar mencapai satu setengah meter dan tinggi 2 meter.
Nah itulah contoh seni pertunjukan tradisional Indonesia. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan kamu tentang ragam budaya di Indonesia ya!
Editor: Puti Aini Yasmin