5 Contoh Teks Eksplanasi Sederhana, beserta Penjelasan Strukturnya
Gempa bumi adalah getaran yang berasal dari dalam lapisan-lapisan kulit bumi hingga merambat sampai ke permukaan bumi. Gempa bumi merupakan bencana alam yang berkekuatan besar dan biasanya menimbulkan kerusakan yang merugikan.
Penyebab gempa bumi ini terjadi akibat pergerakan lempeng. Bumi memiliki empat lapisan utama, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dan kerak bumi. Lapisan kerak bumi bagian atas tidak semuanya utuh, namun seperti puzzle yang menutupi permukaan bumi. Para ilmuwan geologi menyebutnya sebagai lempeng tektonik.
Akibat dari rotasi bumi, lempeng-lempeng tersebut saling bergerak satu sama lain. Pergerakan lempeng tersebut membentuk batas lempeng yang disebut batas convergent (saling bertumbukan), divergent (saling menjauh), dan transform (saling berpapasan).
Dampak dari setiap gempa bumi sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kedalaman gempa bumi, kondisi geologis, jenis tanah, kualitas konstruksi bangunan hingga kesiapsiagaan masyarakat.
Bencana gempa bumi tidak bisa diperkiraan kapan terjadinya. Semakin dekat sumber gempa bumi dengan pemukiman penduduk, maka membuat dampak yang dirasakan semakin besar.
Tsunami adalah serangkaian gelombang laut raksasa atau serangkaian gelombang yang dapat bergerak dalam jarak jauh menuju ke daratan. Di lautan yang dalam, ombak ini terlihat kecil dan dapat terjadi tanpa kita sadari.
Perpindahan badan air saat tsunami ini disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh letusan gunung berapi bawah laut, gempa bumi yang berpusat di bawah laut, longsor bawah laut, atau hambatan meteor di laut.
Gelombang tsunami ini dapat merambat ke segala arah. Di laut yang dalam, gelombang tsunami berjalan dengan kecepatan hingga 1.000 km per jam yang setara dengan kecepatan pesawat terbang.
Kecepatan gelombang tsunami ini bergerak sangat cepat, gelombang itu masih terpisah cukup jauh satu sama lain. Inilah yang mengakibatkan sulitnya tsunami dideteksi. Oleh sebab itu, bersiap-siaplah jika sudah terjadi guncangan yang cukup besar.
Itulah beberapa contoh teks eksplanasi sederhana dengan penjelasan strukturnya. Jadi, sebenarnya mudah dalam membuat teks eksplanasi jika sudah paham bagaimana strukturnya. Semoga artikel ini bermanfaat ya.
Editor: Puti Aini Yasmin