5 Contoh Teks Eksplanasi Tsunami, Yuk Simak Penjelasannya!
Setelah gempa terjadi, air laut akan kembali menyurut dan datang ke permukaan daratan dengan bentuk gelombang besar atau tsunami. Tsunami yang datang karena adanya aktivitas gunung meletus akan mengakibatkan pergerakan air laut menjadi lebih tinggi. Kecepatan gelombang tsunami umumnya lebih besar dibandingkan gelombang biasa. Kecepatannya bisa mencapai 700 km/jam yang hampir setara dengan kecepatan pesawat.
Umumnya, ketinggian tsunami bisa berkisar antara 50-100 meter hingga menyebar ke segala arah. Ketinggiannya dipengaruhi oleh kedalaman dan bentuk pantai. Itu mengapa, gempa bumi yang terjadi di dasar laut sangat memicu terjadinya tsunami.
(Simpulan (interpretasi))
Faktanya, tsunami dapat menjadi salah satu fenomena alam yang sangat membahayakan bagi manusia. Hal ini dikarenakan tidak hanya bangunan yang mengalami kerusakan, kejadian itu pun juga dapat merenggut nyawa banyak orang.
Oleh karena itu, sangat wajib bagi kita untuk tetap waspada di setiap waktu dan mempersiapkan mental untuk menghadapi fenomena tsunami. Walaupun pada kenyataannya, tidak semua gempa atau letusan gunung dapat mengakibatkan terjadinya gelombang tsunami.
(Pernyataan umum)
Gempa dahsyat pernah terjadi di Aceh, 26 Desember 2004, pada pukul 17.58 WIB. Pusat gempa terletak di sebelah barat Aceh dengan kedalaman 10 km. Bencana ini merupakan gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Dampak kerusakan, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.