Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tok! Jeffrey Hendrik Resmi Jadi Pjs Dirut BEI
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Mundurnya Dirut BEI: Kesalahan Fatal hingga IHSG Trading Halt

Sabtu, 31 Januari 2026 - 04:00:00 WIB
5 Fakta Mundurnya Dirut BEI: Kesalahan Fatal hingga IHSG Trading Halt
Ilustrasi fakta-fakta Dirut BEI mundur usai IHSG anjlok 2 hari berturut-turut. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content
  • 3. Respons Purbaya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa Iman melakukan kesalahan fatal sehingga harus bertanggung jawab dengan mundur dari posisinya. Sebab, Iman gagal mengantisipasi isu transparansi yang diangkat oleh MSCI. Hal itu lah yang akibatnya memicu anjloknya IHSG hingga terkena trading halt.
“Tanggapan saya, itu positif sebagai bentuk tanggung jawab terhadap masalah yang timbul di bursa kemarin,” ujar Purbaya saat ditemui di Wisma Danantara pada Jumat (30/1/2026).

“Dia tidak mem-follow-up masukan atau pertanyaan dari MSCI. Itu kesalahan fatal, sehingga kita mengalami koreksi yang dalam,” ungkapnya.

  • 4. Waktunya Beli Saham

Selain itu, Purbaya mengajak investor untuk memanfaatkan momentum koreksi pasar saat ini untuk kembali mengakumulasi portofolio dengan membeli saham.

“Ini positif kalau orang yang ngerti. Kalau nggak ngerti, bye. Saatnya serok-serok,” kata Purbaya.

Menurut Purbaya, gerak cepat dalam menangani gejolak pasar akan menghapus keraguan para pemilik modal. Dia meyakini, investor, baik yang bermain di lantai bursa maupun yang bergerak di sektor riil, akan melihat komitmen nyata pemerintah dalam menjaga tata kelola yang bersih dan transparan.

“Kalau saya pikir ini sinyal yang positif. Artinya investor di pasar modal maupun di sektor riil melihat bahwa kita menangani masalah dengan cepat dan serius. Jadi yang tadinya ragu-ragu mestinya akan lebih yakin bahwa arah ke depan akan lebih baik,” sambung dia.

  • 5. Istana Tak Ikut Campur

Meski begitu, Istana melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa mundurnya Iman dari posisinya merupakan kewenangan pribadi. Ia membantah ada keterlibatan dari pemerintah.
“Nggak. Kewenangan tersendiri kan gitu,” kata Prasetyo Hadi kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).

Prasetyo menerangkan, saat ini fokus pemerintah bukan pada bongkar-pasang jabatan. Namun, fokusnya agar menjaga pasar modal Indonesia transparan dan sehat.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut