6 Fakta Rekonstruksi Penganiayaan David, Nomor 5 Mario Dandy Selebrasi Cristiano Ronaldo
Tersangka penganiayaan Mario Dandy Satriyo sempat mengeluarkan kata-kata intimidasi terhadap korban David. Hal itu berdasarkan rekontruksi yang digelar di Pesanggrahan.
“MDS menginterogasi korban, kemudian ada ucapan yang sifatnya intimidasi,” kata penyidik membacakan reka adegan, Jumat (10/3/2023).
Pada saat kejadian, Dandy sempat mengajak korban berkelahi secara satu lawan satu. Akan tetapi, David menolak ajakan itu.
“MDS mengatakan bahwa 'partai ama gua aja yuk', korban menjawab 'enggak Den', MDS menjawab 'kenapa?', korban, 'enggak sepadan lah', kata tersangka 'lah gue buncit ini', dijawab korban "gua kan kurus begini Den'," ucap penyidik.
5. Mario Dandy Selebrasi ala Cristiano Ronaldo
Tersangka Mario Dandy beberapa kali ditegur penyidik karena tidak sesuai saat melakukan adegan rekonstruksi. Mario Dandy tidak sesuai memeragakan saat sebelum dan sesudah menyiksa korban.
“Oke, ini belum sampai di posisi itu. Karena dari sini MDS memutari kembali ke posisi persiapan free kick. MDS, MDS, ayo kamu putari sesuai yang kamu lakukan malam itu,” kata penyidik sembari menegur Mario Dandy.
“Kamu putari mengambil posisi free kick, tendangan terakhirmu. Lebih jauh lagi ancang-ancangnya sebelum kamu melakukan selebrasi,” ujar penyidik.
Kemudian, untuk adegan selanjutnya yakni selebrasi ala pemain sepak bola Cristiano Ronaldo. “Kamu ambil ancang-ancang seperti itu,” kata penyidik.
6. Mario Dandy Berbohong ke Satpam Perumahan
Mario Dandy sempat berbohong kepada satpam perumahan sebelum menganiaya David. Mario berkata ingin ke rumah temannya.
"Datang sekuriti dan menanyakan ada apa. Dijawab MDS mau ke rumah teman," ujar polisi menjelaskan adegan rekonstruksi, Jumat (10/3/2023).
Adegan Mario Dandy berbohong baru saja menyuruh korban D untuk melakukan push-up sebanyak 50 kali hingga menirukan sikap taubat. Sedangkan AG hanya melihat sambil membakar rokok bersama Mario.
Editor: Faieq Hidayat